0 menit baca 0 %

Wisuda 200 Santri dan Santriwati, Bukti Komitmen Pesantren As-Salam Al-Mubarokah Mencetak Hafidz Al-Qur'an

Ringkasan: Kuansing (Kemenag) - Pada Rabu 5 Februari 2025 Pondok Pesantren As Salam Al Mubarokah, yang berlokasi di Desa Geringging Baru, Kecamatan Sentajo Raya, Kabupaten Kuantan Singingi, Provinsi Riau, baru-baru ini menggelar acara wisuda Khotmul Qur'an bagi 200 santrinya.

Kuansing (Kemenag) - Pada Rabu 5 Februari 2025 Pondok Pesantren As Salam Al Mubarokah, yang berlokasi di Desa Geringging Baru, Kecamatan Sentajo Raya, Kabupaten Kuantan Singingi, Provinsi Riau, baru-baru ini menggelar acara wisuda Khotmul Qur'an bagi 200 santrinya. Acara ini menandai pencapaian para santri dalam menghafal dan memahami Al-Qur'an secara mendalam.

Kegiatan wisuda ini berlangsung khidmat dan dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk pengurus pondok pesantren, para ustadz dan ustadzah, wali santri, serta tokoh masyarakat setempat.

Dalam sambutannya, pimpinan Pondok Pesantren As Salam Al Mubarokah menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada para santri atas dedikasi dan ketekunan mereka dalam mempelajari Al-Qur'an.

" Terima kasih dan apresiasi kepada santri dan santriwati yang telah tekun mempelajari dan menghafal Al-Qur'an," katanya.

Desa Geringging Baru sendiri merupakan salah satu dari 15 desa yang berada di Kecamatan Sentajo Raya, Kabupaten Kuantan Singingi. Wilayah ini dikenal dengan kehidupan masyarakatnya yang religius dan memiliki semangat tinggi dalam mendukung pendidikan agama. 

Penceramah Agama yang hadir dari pondok Kediri Lirboyo Jawa Timur, Ustadz Ahmad Kafabih. Dalam Ceramah nya " satu penghafal Al-Quran bisa mendatangkan 60 Ribu malaikat bagaimana ratusan yang penghafal Al-Quran, begitu luar biasanya para Ahlul Al-Qur'an," Ucap nya 

Pondok Pesantren As Salam Al Mubarokah terus berkomitmen dalam mencetak generasi muda yang berakhlak mulia dan berpengetahuan luas, khususnya dalam bidang ilmu Al-Qur'an. 

"Dengan adanya acara wisuda ini, diharapkan para santri dapat mengamalkan ilmu yang telah diperoleh dan menjadi teladan bagi masyarakat luas," tutup Kafabih. (RDW)Â