Indragiri Hulu (Kemenag) - Pemerintah melalui Kementerian Agama Kabupaten Indragiri Hulu menegaskan pentingnya kontribusi lulusan pendidikan tinggi keagamaan bagi pembangunan sosial masyarakat, ketika Kasi Pendidikan Agama Islam Rajuki Ridwan menghadiri Sidang Terbuka Senat Sekolah Tinggi Agama Uskam Madinatun Najah Rengat pada Wisuda Sarjana ke-XXIII yang digelar di Gedung Sejuta Sungkai Rengat (19/11/2025) . Kehadiran tersebut menjadi bagian dari upaya memastikan bagaimana institusi pendidikan menghasilkan sumber daya manusia yang mampu merespons kebutuhan keagamaan, sosial, dan kemasyarakatan secara relevan.
Dalam sambutannya, Rajuki Ridwan
menekankan bahwa kualitas lulusan perguruan tinggi keagamaan berperan langsung
dalam meningkatkan mutu pendidikan agama, pembinaan masyarakat, serta penguatan
karakter generasi muda di Inhu. “Kami berharap para sarjana yang diwisuda hari
ini tidak hanya menjadi bagian dari dunia akademik, tetapi juga hadir sebagai
agen perubahan yang mampu memberikan solusi atas berbagai persoalan keagamaan
dan sosial di tengah masyarakat,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa
kebutuhan masyarakat akan pendidik, penyuluh, dan pembimbing keagamaan terus
meningkat, sejalan dengan berkembangnya dinamika sosial. Rajuki menilai bahwa
lulusan kampus keagamaan memiliki posisi strategis dalam mendorong terbentuknya
masyarakat yang lebih toleran, moderat, dan berdaya saing. “Perubahan sosial
menuntut kesiapan kompetensi. Lulusan hari ini harus mampu menjawab itu dengan
karya nyata,” tambahnya.
Pihak kampus menyampaikan
apresiasi atas dukungan Kemenag Inhu terhadap peningkatan kualitas akademik dan
profesionalisme lulusan. Penyelenggaraan wisuda ini diharapkan tidak hanya
menjadi momentum perayaan, tetapi juga titik awal kontribusi lebih luas bagi
pembangunan daerah.
Dengan diwisudanya para sarjana baru, masyarakat Indragiri Hulu diharapkan merasakan peningkatan kualitas layanan pendidikan agama, pembinaan keumatan, dan pendampingan sosial, baik di lembaga pendidikan, rumah ibadah, maupun ruang-ruang sosial lainnya. Para lulusan juga diharapkan mampu mengambil peran aktif dalam memperkuat moderasi beragama dan menjaga harmoni di tengah keberagaman lokal.