Pekanbaru
(Kemenag) – Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 3 Kota
Pekanbaru menyelenggarakan Workshop dan Bimbingan Teknis (Bimtek) Implementasi Kurikulum
Berbasis Cinta (KBC) di Gedung Penerbit Erlangga, Jalan Soekarno-Hatta No. 98,
Pekanbaru. Kegiatan yang berlangsung Jumat s.d Sabtu, (26-27/9/2025), mengusung
tema “Mengajar dengan cinta, Mendidik dengan Hati, dan Berkarya dengan Prestasi.”
Bimtek dibuka
secara resmi oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau, Dr. H.
Muliardi, M.Pd. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya menghadirkan cinta
dalam proses belajar mengajar. “Kurikulum Berbasis Cinta harus menjadi
semangat baru dalam pembelajaran. Guru dituntut untuk dapat menghadirkan
mahabbah / cinta dalam mengajar, mendidik dengan hati agar siswa tumbuh menjadi
generasi berprestasi sekaligus berakhlak mulia,” ujar Muliardi.
Sebagai
narasumber, Al Rahmawati Musyarapah, M.Pd memberikan paparan, bimbingan, serta
praktik implementasi KBC. Ia menegaskan bahwa guru merupakan aktor utama dalam
keberhasilan kurikulum ini. “Ketika guru mendidik dengan cinta, maka suasana
kelas akan lebih hidup, siswa lebih termotivasi, dan pembelajaran menjadi
bermakna,” ungkapnya.
Kegiatan diikuti
oleh seluruh guru yang tergabung dalam KKM MIN 3 Kota Pekanbaru. Mereka aktif
dalam sesi diskusi dan praktik sebagai bagian dari penguatan kompetensi. Kepala
MIN 3 Kota Pekanbaru, Darusman, M.Pd. menyampaikan apresiasinya atas
partisipasi guru. “Kami berharap Bimtek ini menjadi bekal untuk meningkatkan
kualitas pembelajaran di madrasah kami,” ucapnya.
Workshop dan Bimtek
KBC ini dirancang untuk memperkuat pemahaman guru sekaligus memastikan
penerapan kurikulum tersebut dapat berjalan efektif di ruang kelas. (Apk)