0 menit baca 0 %

Workshop kurikulum berbasis cinta dan pembelajaran mendalam di MTS hadanah Darussalam: 8 Madrasah berkolaborasi dalam transformasi pendidikan

Ringkasan: Kampar (kemenag) - Dalam semangat membangun pendidikan yang menyentuh hati dan bermakna, MTs Hadanah Darussalam menyelenggarakan Workshop Kurikulum Madrasah Berbasis Cinta dan Pembelajaran Mendalam, yang diikuti oleh delapan madrasah se-kawasan. Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam mendorong...

Kampar (kemenag) - Dalam semangat membangun pendidikan yang menyentuh hati dan bermakna, MTs Hadanah Darussalam menyelenggarakan Workshop Kurikulum Madrasah Berbasis Cinta dan Pembelajaran Mendalam, yang diikuti oleh delapan madrasah se-kawasan. Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam mendorong pembelajaran yang tidak hanya mengandalkan kognisi, namun juga menyentuh sisi afektif dan spiritual siswa.

Workshop yang dilaksanakan pada Senin, (28/07/2025) ini menghadirkan dua narasumber yang kompeten di bidangnya, yakni Sawir Hasbi, S.Ag., M.Kom dan Drs. Ramusdi, MA selaku pengawas madrasah. Dalam pemaparannya, Bapak Sawir Hasbi menekankan pentingnya menghadirkan rasa cinta dalam proses belajar mengajar agar pembelajaran menjadi lebih hidup dan berkesan bagi peserta didik.

Sementara itu, Drs. Ramusdi, MA mengajak seluruh peserta untuk menanamkan filosofi pembelajaran mendalam (deep learning), di mana guru tidak sekadar mentransfer pengetahuan, namun juga membangun kesadaran dan karakter peserta didik secara menyeluruh.

Delapan madrasah yang hadir dalam kegiatan ini menunjukkan antusiasme tinggi dalam menyambut gagasan kurikulum berbasis cinta. Para guru dan kepala madrasah tampak aktif berdiskusi dan saling berbagi pengalaman dalam mengimplementasikan nilai-nilai kasih sayang, empati, serta pembelajaran yang kontekstual dan menyentuh kehidupan nyata siswa.

Kegiatan ini diharapkan menjadi awal dari gerakan perubahan pendidikan madrasah menuju pembelajaran yang lebih bermakna, inklusif, dan berorientasi pada karakter. (zaipul)