Kampar (kemenag), Senin, (28/07/2025) - Dalam semangat meningkatkan kualitas pembelajaran yang menyentuh hati dan membentuk karakter, MTs Hadanah Darussalam menyelenggarakan Workshop Kurikulum Madrasah bertajuk "Membangun Pembelajaran Berbasis Cinta dan Pemahaman Mendalam."
Workshop yang diikuti oleh seluruh tenaga pendidik dan pimpinan madrasah ini menjadi momentum penting untuk merumuskan arah pembelajaran yang tidak hanya mengejar aspek kognitif, tetapi juga menggali potensi afektif dan spiritual peserta didik.
Acara menghadirkan pembicara internal dan praktisi pendidikan yang menekankan bahwa pembelajaran sejatinya adalah bentuk cinta—cinta pada ilmu, cinta pada proses, dan cinta pada peserta didik itu sendiri. Dalam pemaparannya, para narasumber juga menyoroti pentingnya pembelajaran mendalam yang mendorong siswa untuk berpikir kritis, membangun koneksi antarmateri, serta mengasah rasa ingin tahu dan refleksi diri.
> “Kurikulum bukan sekadar dokumen, melainkan ruh yang menghidupkan proses belajar mengajar. Jika dibangun dengan cinta dan dijalankan dengan ketulusan, maka ia akan melahirkan generasi yang utuh: cerdas, berakhlak, dan peduli,” ungkap salah satu narasumber dengan penuh inspirasi.
Kegiatan berlangsung interaktif dan penuh semangat kolaboratif. Para guru saling berbagi ide, berdiskusi aktif, dan merancang strategi pembelajaran yang lebih kontekstual, menyenangkan, serta bermakna bagi peserta didik.
Workshop ini diharapkan menjadi langkah awal transformasi kurikulum madrasah menuju pendekatan yang lebih inklusif, berdaya sentuh, dan berpusat pada pembentukan karakter mulia.
Semoga MTs Hadanah Darussalam terus menjadi pelopor dalam pendidikan yang mendidik dengan hati, membentuk generasi yang tidak hanya cerdas, tetapi juga berjiwa besar, tangguh, dan penuh cinta terhadap ilmu serta sesama.
(zaipul)
<!--[if gte mso 9]><xml>