0 menit baca 0 %

Workshop Tupoksi Guru di MTs Nurul Yakin Dayun

Ringkasan: Siak (Inmas) - Pengawas Madrasah Kantor Kementerian Agama Kabupaten Siak, Drs. Suratman pada Rabu, (13 Oktober 2021) menjadi narasumber pada kegiatan Workshop Tupoksi Guru di MTs. Nurul Yakin Kecamatan Dayun. Workshop ini diikuti oleh semua majlis guru pada MTs.

Siak (Inmas) - Pengawas Madrasah Kantor Kementerian Agama Kabupaten Siak, Drs. Suratman pada Rabu, (13 Oktober 2021) menjadi narasumber pada kegiatan Workshop Tupoksi Guru di MTs. Nurul Yakin Kecamatan Dayun. Workshop ini diikuti oleh semua majlis guru pada MTs. Nurul Yakin. Pada kegiatan workshop ini, Drs. Suratman menguraikan Tupoksi Guru, Waka dan Kamad. 

Drs.Suratman juga menyampaikan Tipologi guru Antara lain; Guru yang baik ( menjelaskan), Guru yang pintar (menunjukkan), Guru yang biasa saja ( memberi tahu/ berbicara), Guru yang salah (membingungkan), Guru yang ideal/yang luar biasa (menginspirasi, mengilhami dan mengsugesti).

“Guru adalah salah satu komponen pendidikan yang paling strategis. Andaikata tidak ada kurikulum secara tertulis, serta tidak ada ruang kelas dan sarana prasarana lainnya, namun masih ada guru, maka kegiatan pendidikan masih dapat berjalan.[2] Pekerjaan menjadi guru adalah pekerjaan yang paling mulia dan paling luhur. Semakin tinggi dan bermanfaat materi ilmu yang diajarkan, maka yang mengajarkannya juga semakin tinggi derajatnya.[3] Begitu pula tinggi rendahnya kebudayaan suatu masyarakat, maju mundurnya tingkat kebudayaan masyarakat tergantung kepada pendidikan dan pengajaran yang diberikan oleh guru. Makin tinggi pendidikan guru, maka makin tinggi pula mutu pendidikan dan pengajaran yang diterima oleh anak dan makin tinggi pula derajat masyarakat,” terangnya. (Sur/Hd)