Indragiri Hulu (Kemenag)- Penyuluh Agama Islam (PAI) Kecamatan Rengat Rosmida, memimpin kegiatan Maghrib Mengaji yang rutin dilaksanakan di Desa Kampung Seberang, Kecamatan Rengat, Selasa (3/9/2024).
Program ini bertujuan untuk mengentaskan buta aksara Al-Qur'an dan meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap Al-Qur'an. Kegiatan ini dilakukan setiap hari setelah shalat Maghrib, dan melibatkan berbagai kalangan, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa, untuk belajar membaca dan memahami Al-Qur'an dengan baik dan benar.
Rosmida menyampaikan harapannya agar kegiatan ini dapat menjadi sarana efektif untuk meningkatkan literasi Al-Qur'an di kalangan masyarakat Desa Kampung Seberang. Ia juga berharap bahwa program Maghrib Mengaji ini bisa menginspirasi desa-desa lain untuk melakukan hal serupa, demi mewujudkan masyarakat yang melek huruf Al-Qur'an dan lebih dekat dengan ajaran Islam.
"Kesuksesan program ini sangat bergantung pada partisipasi aktif masyarakat serta dukungan dari berbagai pihak, termasuk tokoh agama dan pemimpin desa," ujar Rosmida.
Pengentasan buta huruf Al-Qur'an merupakan salah satu program prioritas dalam pembinaan keagamaan di Indonesia. Melalui program Maghrib Mengaji diharapkan semakin banyak masyarakat yang mampu membaca Al-Qur'an dengan baik, sehingga mereka dapat memahami dan mengamalkan ajaran-ajaran yang terkandung di dalamnya. Program ini tidak hanya sekadar mengajarkan membaca, tetapi juga menanamkan nilai-nilai keislaman yang kuat dalam kehidupan sehari-hari, sehingga dapat meningkatkan kualitas spiritual dan moral masyarakat. (edit by: mus)