0 menit baca 0 %

Wujud Kepedulian, ASN Kemenag Meranti Serahkan Bantuan untuk MDA Al-Muhtadin yang Tertimpa Musibah Kebakaran

Ringkasan: Meranti(Kemenag) Sebagai bentuk kepedulian dan solidaritas terhadap sesama, Aparatur Sipil Negara (ASN) Kementerian Agama Kabupaten Kepulauan Meranti menyerahkan bantuan kepada Madrasah Diniyah Awaliyah (MDA) Al-Muhtadin yang beberapa waktu lalu mengalami musibah kebakaran.Penyerahan bantuan dilakuk...

Meranti(Kemenag)– Sebagai bentuk kepedulian dan solidaritas terhadap sesama, Aparatur Sipil Negara (ASN) Kementerian Agama Kabupaten Kepulauan Meranti menyerahkan bantuan kepada Madrasah Diniyah Awaliyah (MDA) Al-Muhtadin yang beberapa waktu lalu mengalami musibah kebakaran.

Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kepulauan Meranti, H. Sulman, didampingi oleh Kasubbag Tata Usaha Misyamto, serta staf Seksi Pendidikan Islam, kepada Pengurus MDA Al-Muhtadin, Syafrudin, di Jalan Rintis, Selatpanjang.

Bantuan yang disalurkan berupa uang tunai sebesar Rp14.000.000,-. Dana tersebut merupakan hasil donasi sukarela dari para ASN Kemenag Kepulauan Meranti, mulai dari guru, penyuluh agama, penghulu, hingga pegawai di seluruh satuan kerja.

Dalam sambutannya, Sulman menyampaikan rasa empati yang mendalam atas musibah yang menimpa MDA Al-Muhtadin. Sulman juga menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh ASN yang telah berpartisipasi dalam penggalangan bantuan ini.

“Semoga bantuan ini dapat sedikit meringankan beban pengurus dan membantu proses pemulihan sarana pendidikan di MDA Al-Muhtadin. Terima kasih atas kepedulian dan kebersamaan seluruh ASN Kemenag Meranti yang telah turut serta dalam aksi kemanusiaan ini,” ujar Sulman.

Sementara itu, Pengurus MDA Al-Muhtadin, Syafrudin, menyampaikan rasa haru dan terima kasih atas perhatian yang diberikan Kemenag Kepulauan Meranti. Syafrudin menjelaskan bahwa musibah kebakaran tersebut menghanguskan sebagian besar ruang belajar yang selama ini digunakan para santri.

“Kami sangat berterima kasih atas bantuan ini. Api yang melalap bangunan beberapa waktu lalu menyebabkan lima ruangan belajar para santri hangus terbakar. Tentu ini menjadi duka yang mendalam bagi kami, namun bantuan ini memberi harapan dan semangat baru untuk kembali membangun,” ungkapnya.

Pihak MDA berharap sinergi dan kepedulian dari berbagai pihak dapat terus mengalir demi keberlangsungan proses pendidikan keagamaan di tengah masyarakat. (T)