Bantan (Kemenag) - Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Bantan kembali menyalurkan mushaf Al-Qur’an sebagai wujud kepedulian terhadap syiar Islam. Kali ini, penyaluran dilakukan ke Masjid Nurul Huda Desa Muntai pada Kamis, (28/8/2025) pagi pukul 08.30 WIB.
Sebanyak 10 buah mushaf Al-Qur’an diserahkan oleh KUA Bantan dan diterima langsung oleh Amir, pengurus Masjid Nurul Huda Muntai. Al-Qur’an tersebut berasal dari wakaf para calon pengantin (catin) yang melaksanakan akad nikah di KUA Bantan.
Kepala KUA Bantan H. Nasuha menyampaikan bahwa wakaf Al-Qur’an ini bukan hanya sebagai bentuk ibadah, tetapi juga memiliki banyak keuntungan. “Dengan berwakaf, pahala akan terus mengalir walaupun pewakaf telah tiada. Al-Qur’an yang dibaca dan diamalkan jamaah masjid menjadi amal jariyah yang tidak terputus,” ungkapnya.
Adapun tujuan penyaluran Al-Qur’an ini adalah agar jamaah dan masyarakat dapat membacanya secara rutin, menjadikannya sarana belajar, serta mengamalkan isi kandungannya dalam kehidupan sehari-hari.
Lebih lanjut, beliau berharap agar mushaf yang diterima dapat digunakan dengan baik. “Semoga Al-Qur’an ini dimanfaatkan untuk kegiatan belajar, tadarus, maupun pengajian, sehingga syiar Al-Qur’an semakin hidup di tengah masyarakat Desa Muntai,” tambahnya.
Sementara itu, Amir selaku pengurus Masjid Nurul Huda menyampaikan ucapan terima kasih atas kepedulian KUA Bantan. “Kami atas nama pengurus dan jamaah Masjid Nurul Huda mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya. InsyaAllah mushaf Al-Qur’an ini akan kami gunakan sebaik-baiknya untuk kegiatan keagamaan di masjid,” ucapnya.
Dengan adanya program wakaf Al-Qur’an dari catin, diharapkan masyarakat semakin termotivasi untuk mengamalkan ajaran Islam, serta memperkuat keimanan dan persaudaraan di lingkungan Masjid Nurul Huda.