Meranti(Kemenag)- Kantor Urusan Agama (KUA) Tebing Tinggi Barat bersama para pegawai yang terdiri dari Penghulu, Penyuluh, dan Tenaga Administrasi ikut berpartisipasi dalam acara nasional Lebaran Anak Yatim & Difabel 1447 Hijriah bertajuk Peaceful Muharram. Acara yang diinisiasi Direktorat Pemberdayaan Zakat & Wakaf Ditjen Bimas Islam ini digelar serentak pada Jumat, 04 Juli 2025 M/08 Muharram 1447 H.
Kepala KUA Tebing Tinggi Barat, Alfi Syukri mengungkapkan pihaknya menyiapkan 5 paket bingkisan bagi anak-anak yatim dan difabel di wilayah Kecamatan Tebing Tinggi Barat sebagai tindak lanjut atas edaran Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kepulauan Meranti No. B-584/Kk.04.12/BA.03.2/06/2025 tanggal 20 Juni 2025 menindaklanjuti surat dari Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam No. B-431/Dt.III.IV/HM.01/6/2025 tanggal 18 juni 2025 tentang Pemberitahuan Lebaran Yatim dan Difabel tahun 2025 yang mengamanatkan pelaksanaan Pekan Muharram sebagai sarana refleksi keagamaan dan sosial.
"Menyambut bulan Muharram 1447 Hijriah, Kemenag RI berserta jajaran sampai ke tingkat KUA Kecamatan dan Madrasah se-Indonesia menggelar agenda tahunan Lebaran Yatim dan Difabel: Peaceful Muharram sebagai perwujudan nyata kepedulian sosial yang melibatkan sinergi antara pemerintah dan masyarakat," kata Alfi.
Lebaran Anak Yatim ini merupakan salah satu tradisi masyarakat Indonesia bertepatan dengan Hari Asyura dan Tahun Baru Islam. Pada momen itu, banyak individu, keluarga, dan organisasi yang memberikan santunan kepada anak yatim. Santunan bisa berupa uang, pakaian baru, atau paket sembako. Tujuannya adalah agar anak yatim dapat merasakan kebahagiaan yang sama dengan anak-anak lain.
Untuk pelaksanaan di KUA Tebing Tinggi Barat, bingkisan yang diberikan kepada anak-anak yatim berupa peralatan sekolah yaitu tas, buku tulis, alat tulis, topi sekolah serta Al-Quran wakaf dari calon pengantin.  Berhubung anak-anak yatim ini akan masuk sekolah tahun ajaran baru 2025/2026, sebagai bentuk bantuan agar bisa dimanfaatkan langsung oleh mereka saat bersekolah nanti.
Alfi menyampaikan bahwa sumber dana dari kegiatan ini adalah dari infaq para pegawai KUA Tebing Tinggi Barat yang dikumpulkan sehari sebelum kegiatan ini dilaksanakan. "Terima kasih saya ucapkan kepada seluruh pegawai KUA yang telah menyisihkan sebagian rezkinya untuk kegiatan santunan anak yatim ini, mudah-mudahan Allah berikan balasan dan ganti dengan rezki yang lebih luas," sambungnya.
Kegiatan ini dihadiri para anak yatim dan orangtua/walinya, serta para pegawai di Kantor Urusan Agama Tebing Tinggi Barat yang terdiri dari Penghulu, Penyuluh, dan Tenaga Administrasi. (T)