0 menit baca 0 %

Wujud Nyata Peduli Terhadap Lingkungan, MAN 2 Bengkalis Panen Buah Matoa

Ringkasan: Sungai Pakning (Kemenag) Suasana ceria menyelimuti lingkungan MAN 2 Bengkalis saat pohon matoa yang tumbuh subur di halaman sekolah kembali berbuah lebat dan siap dipanen Rabu, 14/05/2025. Panen buah matoa kali ini menjadi momen istimewa karena menunjukkan keberhasilan program peduli lingkungan yang...

Sungai Pakning (Kemenag) Suasana ceria menyelimuti lingkungan MAN 2 Bengkalis saat pohon matoa yang tumbuh subur di halaman sekolah kembali berbuah lebat dan siap dipanen Rabu, 14/05/2025. Panen buah matoa kali ini menjadi momen istimewa karena menunjukkan keberhasilan program peduli lingkungan yang telah dijalankan sekolah tersebut sejak beberapa tahun terakhir.

Buah matoa yang memiliki rasa manis dan menyegarkan itu bukan kali pertama dipanen. Tanaman khas Papua ini telah beberapa kali berbuah dan selalu menghasilkan buah yang lebat dan berkualitas. Keberhasilan ini menjadi bukti bahwa kepedulian terhadap lingkungan bukan hanya membawa keindahan, tetapi juga manfaat nyata bagi seluruh warga sekolah.

Kepala MAN 2 Bengkalis, Siti Syarifah Lubis, S.Pd, turut serta dalam kegiatan panen bersama beberapa guru lainnya. Beliau menyampaikan rasa bangganya terhadap hasil panen kali ini.

“Ini adalah hasil dari kebersamaan dan kepedulian kita semua terhadap lingkungan sekolah. Tanaman ini kita rawat bersama, dan sekarang kita nikmati hasilnya bersama pula,” ujarnya penuh semangat.

Buah matoa yang telah dipanen kemudian dibagikan ke seluruh kelas dan para guru. Kegiatan ini tidak hanya membawa kebahagiaan, tetapi juga menjadi edukasi langsung kepada siswa tentang pentingnya merawat tanaman dan mencintai lingkungan.

Panen buah matoa di MAN 2 Bengkalis ini menjadi inspirasi bahwa dengan kepedulian dan kerjasama, lingkungan sekolah bisa menjadi lebih hijau, sehat, dan bermanfaat.