0 menit baca 0 %

Wujud Rasa Cinta dan Rindu, MTsN 2 Rokan Hilir Gelar Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW

Ringkasan: Rokan Hilir - Sebagai wujud kecintaan terhadap Nabi Muhammad Shalallahu Alaihi Wassalam (SAW), Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 2 Kabupaten Rokan Hilir menggelar Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, Jum'at (27/09/2024) di Halaman MTsN 2 Rokan Hilir.Kegiatan dibuka secara  resmi oleh Ketua Panitia,...

Rokan Hilir - Sebagai wujud kecintaan terhadap Nabi Muhammad Shalallahu Alaihi Wassalam (SAW), Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 2 Kabupaten Rokan Hilir menggelar Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, Jum'at (27/09/2024) di Halaman MTsN 2 Rokan Hilir.

Kegiatan dibuka secara  resmi oleh Ketua Panitia, Wan Muhammad Fadli. Dalam sambutannya Wan mengatakan kegiatan ini rutin dilaksanakan setiap tahunnya sebagai bentuk kecintaan terhadap Nabi Muhammad SAW seraya meneladani akhlaknya. Menurutnya sebagai seorang muslim, sudah selayaknya untuk meneladani sifat dan perilaku mulia Nabi Muhammad SAW dalam kehidupan sehari-hari. 

"Alhamdulillah pada hari ini kita dapat berkumpul dalam peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, hal ini merupakan wujud rasa cinta dan rindu kita kepada Nabi Muhammad SAW.  Marilah kita ikuti dan meriahkan acara Maulid ini sebagai bentuk rasa cinta dan rasa rindu kita kepada Nabi Muhammad SAW. Semoga acara ini dapat menumbuhkan ketaqwaan dan ketaatan kita semua," pungkasnya. 

Selanjutnya pada acara inti diisi dengan tausiyah yang disampaikan oleh Ustadz Ajizun, yang menyampaikan salah satu teladan Nabi Muhammad SAW perihal Adab seorang Siswa terhadap Guru. Aijizun mengatakan, seorang siswa harus bersikap baik dan menjaga sopan santun terhadap guru, karena menghormati dan memuliakan guru merupakan sumber dari keberkahan ilmu yang didapatkan.

"Seorang guru memiliki jasa yang amat besar, hendaknya seorang Siswa melakukan hal-hal yang membuatnya rela dan tidak melukai hatinya, karena jika seorang siswa melukai hati gurunya maka keberkahan terhadap ilmunya akan tertutup dan hanya sedikit kemanfaatan yang diperoleh dari ilmu tersebut," ujar Aijizun. 

Adapun adab yang perlu diterapkan oleh seorang siswa terhadap guru, diantaranya mendengarkan apa yang disampaikan guru, memberinya salam, tidak banyak berbicara di depan guru, berdiri ketika guru berdiri, tidak mendebat apa yang disampaikan guru tanpa sopan santun dan yang paling terpenting adalah mendoakan kebaikan guru. (*)