Kuansing (Kemenag) – MAN 1 Kuantan Singingi (MAN 1 Kuansing) kembali menggelar kegiatan yang bertujuan untuk menumbuhkan semangat demokrasi di kalangan siswa.
Pada tahun ini, sekolah mengadakan Pemilihan Ketua Organisasi Siswa Intra Madrasah sebagai sarana pembelajaran demokrasi yang melibatkan seluruh siswa dalam memilih calon ketua dan wakil ketua OSIM untuk masa bakti 2025-2026.
Kegiatan PEMILOS dilakukan melalui berbagai tahapan, pendaftaran calon ketua dan wakil ketua, kampanye dan simulasi pencoblosan yang dilaksanakan pada Hari Senin ( 17/2), Dalam kegiatan ini, calon ketua dan wakil ketua OSIM menyampaikan visi dan misi mereka kepada siswa dalam sesi kampanye yang digelar secara terbuka.
Setiap calon menunjukkan kemampuan komunikasi dan kepemimpinan mereka, menjelaskan apa yang akan mereka lakukan untuk memajukan kegiatan OSIM dan meningkatkan kualitas lingkungan madrasah.
Pemilos kali ini di ikuti oleh 2 pasangan calon yaitu pasangan nomor urut 1 adalah Nabil Nasbillah sebagai calon ketua dan Theo Ariessenza Alfista sebagai calon wakil ketua, dan pasangan nomor urut 2 adalah Murazhaki Hendri sebagai calon ketua dan Muhammad Fadlan Anugrah sebagai calon wakil ketua dan pencoblosan dilaksanakan pada hari Rabu (19/2) yang diikuti dengan antusias oleh civitas akademika MAN 1 Kuansing.
Proses pemilihan ini dilakukan dengan prosedur yang sangat mirip dengan pemilihan umum, mulai dari kampanye, pendaftaran calon ketua, hingga pencoblosan yang dilakukan di bilik suara yang telah disediakan.
Setelah pemilihan selesai, pada hari yang sama proses perhitungan suara dilakukan secara transparan, dan hasilnya diumumkan sekaligus pada hari itu, maka terpilihlah sebagai ketua dan wakil ketua OSIM Periode 2025/2026 adalah pasangan nomor urut 2 yaitu Murazhaki Hendri dan Muhammad Fadlan Anugrah
Kepala MAN 1 Kuansing H. Suhelmon menjelaskan bahwa tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memberikan pemahaman praktis kepada siswa mengenai prinsip-prinsip demokrasi, seperti hak pilih, kebebasan berpendapat, serta tanggung jawab dalam memilih pemimpin.
“Dengan adanya PEMILOS ini, kami berharap siswa dapat memahami pentingnya proses demokrasi yang jujur dan adil serta belajar menghargai perbedaan pilihan,” tuturnya.
Kegiatan PEMILOS ini diharapkan dapat memberi dampak positif bagi pengembangan karakter siswa di MAN 1 Kuansing, yang tidak hanya cerdas dalam bidang akademik, tetapi juga memiliki kepedulian sosial yang tinggi, terutama dalam konteks demokrasi dan kepemimpinan.
" Dengan adanya kegiatan ini, MAN 1 Kuansing turut berperan dalam membentuk generasi muda yang siap untuk berkontribusi dalam kehidupan bermasyarakat dan berbangsa dengan prinsip-prinsip demokrasi yang kuat” Ujar H. Suhelmon. (LZ)