0 menit baca 0 %

Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan yang Akuntabel Melalui ICT

Ringkasan: Batam (Humas)- Untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel seperti yang tertuang pada salah satu Misi Kementerian Agama, maka perlu pengusaan Information, Communication dan Technology (ICT). Karena tampa penguasaan dan penggunaan ICT tidak mungkin pelayanan prima dapat di...
Batam (Humas)- Untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel seperti yang tertuang pada salah satu Misi Kementerian Agama, maka perlu pengusaan Information, Communication dan Technology (ICT). Karena tampa penguasaan dan penggunaan ICT tidak mungkin pelayanan prima dapat diberikan kepada masyarakat. Demikian ditegaskan Kepala Pusat Informsi dan Humas (Pinmas) Kementerian Agama RI, Drs.H. Zubaidi, M.Ed, saat memberikan sambutan pada acara Workshop Pengelola Teknologi Informasi dan Komunikasi Tahun 2012 di Lingkungan Kementerian Agama di Pusat Informasi Haji (PIH) Batam Center, Kepulauan Riau, Selasa (10/4). Melalui workshop yang digelar oleh Pinmas Kemenag RI diharapkan peserta dapat mengecas atau menyegarkan serta memperbaharui pengetahuannnya tentang ICT. Sehingga kementerian agama dapat meningkatkan akuntabilitas dan mendapat tempat di hati masyarakat sebagai kementerian yang bersih dan berwibawah. Untuk itu peserta Workhop yang merupakan perwakilan provinsi di Indonesia bagian barat hendaknya mengikuti kegiatan tersebut secara serius, karena ICT merupakan salah satu ilmu yang harus diperbaharui setiap saat. “Dalam sekelip mata saja, sudah ada teknolgi dan penemuan baru, jika kita tidak melek teknologi maka kita akan tertinggal dan terpuruk,” ujarnya. Zubaidi menambahkan, peserta harus menyerap informasi apa yang ada pada pakar khususnya yang berhubungan dengan permbangan terbaru ICT, karena salah satu cara untuk mendapatkan ilmu secara singkat adalah melalui forum- forum pelatihan. “Tidak mungkin kita kembali ke sekolah lagi, kalupun melanjutkan kejenjang S2 atau S3 tentu butuh waktu, sementara setiap hari kita harus jalankan tugas,” terangnya. Selain itu, Kakanwil Kemenag Kepri, Drs H Handarlin, dalam sambutannya menyebutkan penggunaan IT dapat meningkatkan citra Kementerian Agama jika dimanfaatkan secara benar. Di Kepri sendiri, penggunaan IT masih terbentur pada SDM, walaupun fasilitas sudah tersedia namun penggunaan masih terbatas. “Dengan kegiatan seperti ini, kemampuan atas SDM yang ada di Kemenag dapat ditingkatkan dalam rangka penegelolaan ICT yang lebih baik,” harapnya. Sementara itu, Ketua Pantia pelaksana, Drs Syihabudin Latief, dalam laporannya menyebutkan bahwa workhop Pengelola Teknologi Informasi dan Komunikasi Tahun 2012 diikuti sekitar 70 orang peserta, terdiri dari pengelola VPN IP, admin website, dan admin email Kanwil Kemenag Provinsi se Jawa dan se Sumatera, serta dari beberapa madrasah yang ada di Kepri. “Acara ini akan menghadirkan nara sumber yang pakar dalam bidang IT seperti dari DetikNas, Pusat Komputer UI, kementerian Kominfo dan dari praktisi,” ujarnya. (mus/vam/iwad)