Pelalawan (Kemenag) — Dalam rangka menjaga semangat kebersamaan dan spiritualitas di lingkungan kerja, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pelalawan kembali melaksanakan kegiatan yasinan rutin yang digelar Jumat (10/10/2025) pukul 08.00 WIB. Bertempat di Mushola Al-Ummah, kegiatan ini diikuti oleh seluruh aparatur sipil negara (ASN) dan non-ASN di lingkungan kantor Kemenag Pelalawan.
Kegiatan yasinan yang menjadi agenda rutin setiap Jumat pagi ini, kali ini memiliki makna khusus. Selain sebagai bagian dari pembinaan rohani dan upaya memperkuat ikatan ukhuwah islamiyah di antara para pegawai, yasinan kali ini juga diniatkan secara khusus dalam rangka memperingati Hari Jadi Kabupaten Pelalawan ke-26. Tidak hanya itu, seluruh peserta juga menyempatkan diri mendoakan almarhum Herman Maskar, Ketua Dewan Pimpinan Harian (DPH) Lembaga Adat Melayu (LAM) Pelalawan yang belum lama ini wafat. Almarhum dikenal sebagai tokoh adat yang berjasa dalam pelestarian nilai-nilai budaya Melayu di Pelalawan.
Acara dimulai dengan pembacaan surah Yasin yang dipimpin oleh Muslim, kemudian dilanjutkan dengan doa bersama yang dipimpin oleh Efwa Zennur. Suasana hening dan khusyuk menyelimuti mushola saat para pegawai bersama-sama memanjatkan doa untuk kebaikan daerah, keberkahan dalam pekerjaan, serta ampunan dan tempat terbaik di sisi Allah SWT bagi almarhum Herman Maskar.
Usai doa bersama, kegiatan dilanjutkan dengan arahan dari Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pelalawan, Syafwan. Dalam arahannya, beliau menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan yasinan yang secara konsisten terus dijalankan. Ia mengajak seluruh pegawai untuk memaknai kegiatan ini tidak sekadar sebagai rutinitas, melainkan sebagai momen penguatan spiritual yang memberikan dampak positif dalam kehidupan pribadi maupun profesional.
“Yasinan ini bukan hanya bentuk kebersamaan, tapi juga sarana mendekatkan diri kepada Allah. Hendaknya setiap kegiatan seperti ini dimatangkan dalam pelaksanaannya, termasuk dalam niat dan tujuan doa. Doa yang jelas dan terarah akan membawa energi spiritual yang lebih kuat,” ujar Syafwan.
Kepala Kemenag juga menekankan pentingnya shalat berjamaah, terutama bagi para pegawai yang bekerja di lingkungan kantor. Menurutnya, shalat berjamaah memiliki keutamaan pahala yang lebih besar dibandingkan shalat sendirian, dan menjadi wujud nyata kedisiplinan serta kebersamaan dalam menjalankan ibadah.
“Jika telah terdengar suara adzan, maka hendaklah kita menghentikan sejenak aktivitas kita dan segera bergabung dalam shalat berjamaah. Ini adalah bagian dari disiplin waktu dan bukti ketaatan kita dalam menunaikan perintah Allah SWT,” imbuhnya.
Di akhir arahannya, Syafwan juga menyampaikan informasi penting terkait pelantikan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Tahap II non-optimalisasi. Ia menyebutkan bahwa jadwal pelantikan telah resmi dirilis dan mengimbau kepada seluruh pegawai yang terkait untuk segera mempersiapkan diri sesuai dengan ketentuan yang berlaku serta mengikuti informasi resmi dari instansi.
Dengan terlaksananya kegiatan yasinan rutin ini, diharapkan seluruh pegawai Kemenag Pelalawan semakin termotivasi untuk menjaga keseimbangan antara tugas kedinasan dan pembinaan rohani. Kegiatan serupa akan terus dilanjutkan secara konsisten sebagai bentuk komitmen dalam memperkuat karakter ASN yang religius, berakhlak, dan profesional.(dbs)