Pelalawan (15/8/2025) –
Dalam rangka membangun suasana kerja yang religius dan memperkuat nilai-nilai
spiritual di lingkungan Kementerian Agama, kegiatan Yasinan rutin Jumat pagi
kembali digelar dan diikuti oleh seluruh pegawai, baik ASN maupun non-ASN.
Kegiatan yang menjadi agenda tetap setiap pekan ini berlangsung dengan khidmat
dan penuh kekhusyukan.
<!--[if !supportLineBreakNewLine]-->
<!--[endif]-->
Pembacaan Surah Yasin
dipimpin oleh T. Marwan, dilanjutkan dengan doa bersama yang dipimpin oleh
Yanto Subarkah. Selain sebagai bentuk ibadah bersama, kegiatan ini juga
dimaknai sebagai momen untuk mendoakan arwah keluarga dan kerabat yang telah
mendahului kita. Tidak hanya itu, doa juga ditujukan untuk diri kita sendiri
dan seluruh keluarga besar Kemenag Pelalawan agar senantiasa diberikan umur
panjang, kesehatan lahir dan batin, nikmat iman, serta petunjuk dan hidayah
dari Allah SWT.
Pada kesempatan yang sama,
Kasubbag Tata Usaha, Muhammad Amin, juga menyampaikan beberapa arahan, yang
pertama yaitu pesan dari Kepala Kemenag Pelalawan yang berhalangan hadir,
beliau menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya
kepada seluruh panitia pelaksana kegiatan perlombaan dalam rangka menyambut
Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia. "Walaupun hanya
terdapat dua jenis perlombaan pada tahun ini, namun saya melihat semangat
pelaksanaannya sangat luar biasa dan tetap meriah. Ini menunjukkan dedikasi dan
kerja sama yang solid antarpegawai. Saya ucapkan terima kasih kepada seluruh pihak
yang telah berpartisipasi", ujarnya.
Lebih lanjut, Muhammad
Amin juga mengingatkan seluruh pegawai mengenai pelaksanaan upacara bendera
dalam rangka peringatan HUT ke-80 RI yang akan dilaksanakan pada hari Minggu,
17 Agustus 2025, mulai pukul 07.30 WIB. Muhammad Amin menegaskan pentingnya
kehadiran seluruh pegawai, baik ASN maupun non-ASN, sebagai bentuk penghormatan
terhadap perjuangan para pahlawan dan wujud rasa cinta tanah air. “Saya harap
seluruh pegawai dapat hadir tepat waktu dan mengikuti upacara dengan penuh
khidmat serta tanggung jawab. Ini adalah momen penting dalam sejarah bangsa
kita yang perlu kita hormati bersama,” tambahnya.
Dengan kegiatan rutin
seperti Yasinan dan partisipasi dalam peringatan hari-hari besar nasional, diharapkan
semangat kebersamaan, kedisiplinan, dan nilai-nilai keagamaan dapat terus
tertanam dalam setiap aspek kehidupan pegawai Kemenag. Kegiatan ini menjadi
pengingat bahwa keberhasilan dalam bekerja bukan hanya ditentukan oleh
profesionalisme, tetapi juga oleh kekuatan spiritual dan rasa saling peduli
antarindividu.(dbs)