Kuansing(Kemenag) Upaya memberantas buta aksara Al-Qur’an terus digencarkan oleh penyuluh agama Islam di berbagai sekolah. Kali ini, Yusneli, penyuluh agama Islam Kecamatan Gunung Toar, melaksanakan kegiatan pemberantasan buta aksara Al-Qur’an di SMAN 1 Gunung Toar, Selasa (26/8/2025).
Dalam kegiatan yang berlangsung di mushalla sekolah tersebut, Yusneli membimbing langsung para siswa dengan metode baca tulis Al-Qur’an secara bertahap. Para siswa terlihat antusias mengikuti bimbingan, mulai dari pengenalan huruf hijaiyah, tajwid dasar, hingga praktek membaca Al-Qur’an dengan baik dan benar.
Yusneli menyampaikan bahwa program ini bertujuan agar generasi muda, khususnya pelajar SMA, tidak hanya unggul dalam ilmu pengetahuan umum tetapi juga mampu membaca dan memahami Al-Qur’an sebagai pedoman hidup. “Mudah-mudahan kegiatan ini menjadi awal yang baik bagi siswa untuk semakin cinta dan dekat dengan Al-Qur’an,” ujarnya.
Kepala sekolah SMAN 1 Gunung Toar turut mengapresiasi kegiatan ini dan berharap program pemberantasan buta aksara Al-Qur’an dapat berjalan berkesinambungan sehingga seluruh siswa bisa membaca Al-Qur’an dengan lancar.
Dengan adanya bimbingan ini, diharapkan lahir generasi Qur’ani yang berkarakter, berakhlak mulia, dan mampu mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.(Mas)