0 menit baca 0 %

Zakat Mal dan Kepedulian terhadap Anak Yatim, Tausiyah dalam Safari Ramadan di Tapung Hulu

Ringkasan: Kampar ( Kemenag )--Dalam rangkaian Safari Ramadhan Pemerintah Kabupaten Kampar di Masjid Thoriqotul Huda, Desa Tanah Datar, Kecamatan Tapung Hulu, Abuya Masnur, S.Ag, MH dari KUA Kecamatan Koto Kampar Hulu menyampaikan tausiyah dengan tema "Zakat Mal dan Kepedulian terhadap Anak Yatim."Acara ini di...

Kampar ( Kemenag )--Dalam rangkaian Safari Ramadhan Pemerintah Kabupaten Kampar di Masjid Thoriqotul Huda, Desa Tanah Datar, Kecamatan Tapung Hulu, Abuya Masnur, S.Ag, MH dari KUA Kecamatan Koto Kampar Hulu menyampaikan tausiyah dengan tema "Zakat Mal dan Kepedulian terhadap Anak Yatim."

Acara ini dihadiri langsung oleh Bupati Kampar Ahmad Yuzar, S.Sos, MT, didampingi oleh para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Camat Tapung Hulu, Wira Sastra S.STP, M.Si, serta Kepala KUA Tapung Hulu H. Abdul Latif, M.Sy Kehadiran mereka dalam Safari Ramadan ini bertujuan untuk mempererat silaturahmi dengan masyarakat serta menyalurkan berbagai bantuan.

Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat, dalam kesempatan ini  Bupati Kampar Ahmad Yuzar secara simbolis menyerahkan berbagai bantuan, di antaranya:  Rp 20 juta untuk pembangunan Masjid Ubudiyah melalui Bank Riau Kepri Syari'ah,  Bantuan beberapa Al-Qur'an dari ASN dan THL Pemda Kampar,  Santunan dari Baznas Kampar untuk kaum dhuafa

Dalam sambutannya, Bupati Kampar Ahmad Yuzar menegaskan bahwa Safari Ramadan ini bukan hanya sebagai ajang silaturahmi, tetapi juga sebagai sarana mendengar langsung aspirasi masyarakat.

"Kami datang ke sini untuk menyerap aspirasi masyarakat, terutama di daerah yang jauh dari pusat pemerintahan. Dengan adanya masukan dari masyarakat, pemerintah dapat mengambil langkah konkret dalam menyelesaikan persoalan yang ada," ungkapnya.

Salah satu aspirasi yang disampaikan masyarakat adalah perbaikan jalan menuju kecamatan dan kabupaten. Menanggapi hal ini, Bupati menyatakan bahwa jika jalan tersebut merupakan kewenangan provinsi, maka pihaknya akan berkoordinasi dengan Gubernur Riau agar dapat diperbaiki di tahun 2025. Sedangkan jika jalan tersebut merupakan jalan kabupaten, maka akan menjadi prioritas bersama Dinas PUPR.

Dalam tausiahnya  Abuya Masnur menekankan bahwa zakat mal bukan hanya kewajiban, tetapi juga bentuk kepedulian sosial yang memiliki dampak besar bagi kesejahteraan umat.

"Zakat mal adalah bagian dari harta yang kita miliki yang sejatinya bukan milik kita sepenuhnya. Di dalamnya ada hak orang lain, termasuk fakir miskin dan anak yatim. Dengan menunaikan zakat, kita membersihkan harta sekaligus membantu mereka yang membutuhkan," jelasnya.

Ia juga mengingatkan bahwa zakat mal memiliki ketentuan nisab dan haul yang harus diperhatikan. (Nisab) adalah batas minimal harta yang wajib dizakati, sementara (haul) adalah periode satu tahun kepemilikan harta tersebut. Oleh karena itu, umat Islam harus memahami aturan ini agar zakat yang ditunaikan sesuai dengan syariat.

Selain membahas zakat, Abuya Masnur juga mengajak jamaah untuk lebih peduli terhadap anak yatim di sekitar mereka. Ia mengutip hadis Rasulullah SAW yang menyatakan bahwa orang yang menyayangi anak yatim akan dekat dengan beliau di surga seperti jari telunjuk dan jari tengah yang berdekatan.

"Kepedulian terhadap anak yatim bukan hanya dengan memberikan santunan, tetapi juga dengan memberikan perhatian, kasih sayang, dan pendidikan yang layak. Mereka membutuhkan bukan hanya materi, tetapi juga lingkungan yang mendukung mereka untuk tumbuh dengan baik," tambahnya.

Di akhir tausiyah, Abuya Masnur mengajak seluruh jamaah untuk meningkatkan kepedulian sosial, terutama di bulan Ramadan yang penuh berkah ini. Ia juga mengingatkan pentingnya menyalurkan zakat melalui lembaga yang terpercaya agar manfaatnya dapat dirasakan oleh mereka yang benar-benar membutuhkan.

Dengan adanya ceramah ini, diharapkan masyarakat semakin memahami pentingnya zakat mal serta memperkuat semangat berbagi kepada anak yatim dan kaum dhuafa. Pungkas Masnur ( Fatmi/Cicy/Ags )