0 menit baca 0 %

Zikir Kemerdekaan: Doa Santri MI As Sidiqiyah Menyambut HUT RI ke-80 dengan Penuh Khidmat dan Kekhusun

Ringkasan: Siak (Kemenag) - MI As Sidiqiyah Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia, menggelar Istighosah, Zikir, dan Doa Bersama di lapangan madrasah. Suasana pagi yang teduh dipenuhi lantunan doa dan zikir dari seluruh peserta didik kelas IV hingga kelas VI, bersama tenaga pendidik d...

Siak (Kemenag) - MI As Sidiqiyah Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia, menggelar Istighosah, Zikir, dan Doa Bersama di lapangan madrasah. Suasana pagi yang teduh dipenuhi lantunan doa dan zikir dari seluruh peserta didik kelas IV hingga kelas VI, bersama tenaga pendidik dan kependidikan dengan penuh khidmat dan penuh kekhusyukan. (Jumat, 15/08/2025).

Kegiatan diawali dengan Sholat Dhuha berjamaah yang dipimpin oleh Ust. Maswan. Usai sholat, Kepala Madrasah, Idris, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk menyambut kemerdekaan dengan penuh rasa syukur, serta memperkokoh semangat nasionalisme melalui doa dan zikir. โ€œDengan kegiatan ini, kita ingin menanamkan rasa cinta tanah air sekaligus mengingatkan para santri bahwa kemerdekaan adalah anugerah yang harus dijaga dengan iman, ilmu, dan amal,โ€ ungkap beliau.

Lebih lanjut, beliau berpesan agar para santri terus bersemangat dalam menuntut ilmu, menjaga adab, serta mempersiapkan diri menjadi generasi yang berdaya saing dan berakhlak mulia. Beliau juga menambahkan bahwa setelah kegiatan ini, akan dilaksanakan finishing persiapan menuju karnaval pawai keragaman budaya yang akan digelar Pemda Siak pada Sabtu besok.

Acara kemudian dilanjutkan dengan bacaan Tawasshul, takhtim, dan tahlil dipimpin kembali Ust. Maswan, sebelum akhirnya ditutup dengan doa penuh harapan oleh Ust. Idris. Doa yang dipanjatkan memohon perlindungan dan keberkahan bagi keluarga besar madrasah, para pejuang kemerdekaan, serta semangat bagi santri untuk terus mengisi kemerdekaan dengan prestasi.

Setelah rangkaian doa bersama, para santri tampak penuh semangat melanjutkan finishing persiapan pawai keragaman budaya. Lapangan madrasah dipenuhi riuh keceriaan santri yang berlatih barisan, menata perlengkapan, dan memantapkan formasi, didampingi guru yang memberikan arahan penuh kesabaran. Nuansa kebersamaan ini menambah semarak suasana, perpaduan antara kekhidmatan spiritual dan antusiasme menyongsong agenda budaya.

Kegiatan istighosah dan doa bersama ini menjadi pengingat bahwa menyambut kemerdekaan bukan sekadar menunggu datangnya hari bersejarah, melainkan mengisinya dengan rasa syukur, doa, dan persiapan yang matang. Dengan semangat itu, MI As Sidiqiyah berharap santri-santrinya tumbuh menjadi generasi yang beriman, berilmu, dan siap menjaga serta meneruskan perjuangan para pendiri bangsa. (RHW/Fz)