Kuansing ( inmas ) Penyuluh Agama Islam Non-PNS KUA Kuantan Hilir Zulkanadi, M.Pd mengisi santapan rohani Ramadhan bertema “Ramadhan Bulan Taubat”.Rabu (13/03/2024) di Musholla Muhajirin Kelurahan Pasar Baru Baserah.
Ramadhan adalah bulan dimana awalnya rahmat, tengahnya maghfirah dan akhirnya pembebasan dari api neraka. Siapa yang meringankan beban orang lain maka Allah subhanahu wata'ala mengampuninya dan membebaskannya dari api neraka. Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam menyampaikan ucapan selamat kepada umat Islam di awal bulan Ramadhan untuk mengingatkan akan keutamaan bulan penuh berkah ini. Beliau bersabda:
Artinya: “Telah datang kepada kalian Ramadhan, bulan yang diberkahi. Allah mewajibkan atas kalian berpuasa padanya. Pintu-pintu surga dibuka padanya. Pintu-pintu Jahim (neraka) ditutup. Setan-setan dibelenggu. Di dalamnya terdapat sebuah malam yang lebih baik dibandingkan 1000 bulan. Siapa yang dihalangi dari kebaikannya, maka sungguh ia terhalangi." (HR. Ahmad, shahih)
Zulkandi juga menyampaikan, Ramadhan adalah bulan taubat berarti meninggalkan kemaksiatan, dosa dan kesalahan serta kembali kepada kebenaran. Atau kembalinya hamba kepada Allah subhanahu wata'ala, meninggalkan jalan orang yang dimurkai dan jalan orang yang sesat. Taubat bukan hanya terkait dengan meninggalkan kemaksiatan, tetapi juga terkait dengan pelaksanaan perintah Allah subhanahu wata'ala. Orang yang bertaubat masuk kelompok yang beruntung. Allah subhanahu wata'ala berfirman dalam Al-Qur'an surat An-Nur ayat 31,
Artinya: "Dan bertobatlah kamu semua kepada Allah, wahai orang-orang yang beriman, agar kamu beruntung." (QS. An-Nur [24]: 31)
Oleh karena itu, di bulan Ramadhan orang-orang beriman harus memperbanyak istighfar dan taubah kepada Allah subhanahu wata'ala. Mengakui kesalahan dan meminta maaf kepada sesama manusia yang dizhaliminya serta mengembalikan hak-hak mereka. Taubat dan istighfar menjadi syarat utama untuk mendapat maghfirah (ampunan), rahmat dan karunia Allah subhanahu wata'ala. Allah subhanahu wata'ala berfirman dalam Al-Qur'an surat Hud ayat 52,
Artinya: Dan (Hud berkata), “Wahai kaumku! Mohonlah ampunan kepada Tuhanmu lalu bertobatlah kepada-Nya, niscaya Dia menurunkan hujan yang sangat deras, Dia akan menambahkan kekuatan di atas kekuatanmu, dan janganlah kamu berpaling menjadi orang yang berdosa.” (QS. Hud [11]: 52). (Zul)