Riau (Inmas) - "Startegi dan Peran Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Provinsi Riau mengacu kepada Visi dan Misi Gubernur dan Wakil Gubernur Riau 2019 - 2024 yakni mewujudkan sumber daya manusia yang beriman, berkualitas dan berdaya saing melalui pembangunan manusia seutuhnya". Demikian disampaikan H. Zulkifli Syukur, S. Ag, MA, MSi Ketua Harian LPTQ Prov. Riau ketika menjadi Narasumber pada Rapat Koordinasi LPTQ Provinsi Riau Selasa (29/12/20) di Hotel Dafam Pekanbaru.
Lebih lanjut H. Zulkifli yang juga Karo Kesra Setdaprov. Riau tersebut juga menyampaikan sebagai Lembaga yang bergerak dibidang Keagamaan untuk menciptakan masyarakat yang Qurani, LPTQ harus mampu melakukan pengelolaan administrasi organisasi secara baik dengan melakukan pemantapan manajemen, struktur serta keterlibatan tokoh ulama dan masyarakat dalam kegiatan operasionalnya.Â
Secara umum LPTQ bertujuan mewujudkan penghayatan dan pengamalan Al Quran dalam masyarakat. Oleh karena itu LPTQ harus memiliki tugas tugas menyelenggarakan MTQ/STQ, menyelenggarakan Pembinaan, meningkatkan pemahaman, penghayatan dan Pengamalan Al Quran dalam kehidupan sehari hari.Â
"strategi yang dilakukan LPTQ dalam meningkatkan Prestasi Qori/Qoriah nya, dengan melakukan pembinaan dan pelatihan, mengikutkan pada event atau perlombaan bagi Qori/Qoriah, mengadakan pelatihan Dewan Hakim, mengirimkan peserta terbaik untuk mengikuti pelatihan dan studi banding didaerah yang memiliki prestasi terbaik serta mendatangkan pelatih yang sudah mempunyai prestasi di tingkat Nasional dan Internasional".
Akan tetapi menurut Zulkifli, usaha tersebut tetap mempengaruhi Prestasi para Qori/Qoriah dalam berkreasi. Oleh karena itu LPTQ mengambil strategi dengan memperlajari faktor penyebab nya, seperti bakat alam, penguasaan materi dan kondisi mental peserta, Rutinitas sistem pelatihan, pelatih dan materi penyampaian, serta faktor penjurian dalam hal objektifitas, pengetahuan dan kedekatan emosional. Terakhir kepada peserta, pelatih dan dewan hakim akan diberikan saguhati sebagai bentuk perhatian. (ana)