0 menit baca 0 %

15 Siswi MAN 2 Kuansing Jadi Sampel Uji Validasi Kesehatan STIKES Al Insyirah Pekanbaru

Ringkasan: Kuansing (Inmas) - Kamis, 11 Juni 2020 15 siswi pada program english camp menjadi sampel uji Validasi kesehatan oleh ibu Betriyasih Yulasmi, yang bekerja sebagai bidan di Puskesmas Pangean dan sekarang melanjutkan pendidikan D4 pada sekolah tinggi ilmu Kesehatan Al Insyirah Pekanbaru.

Kuansing (Inmas) - Kamis, 11 Juni 2020 15 siswi pada program english camp menjadi sampel uji Validasi kesehatan oleh ibu Betriyasih Yulasmi, yang bekerja sebagai bidan di Puskesmas Pangean dan sekarang melanjutkan pendidikan D4 pada sekolah tinggi ilmu Kesehatan Al Insyirah Pekanbaru. Kegiatan ini telah mendapatkan izin dari kepala MAN 2 Kuansing Drs. Zulkifli, M.Pd, dan di bimbing langsung oleh Coordinator english Camp Dahlia Abdah, S.Pd.

Adapun tema dalam validasi ini yakni mengambil sampel tentang pengetahuan dan sikap para siswi MAN 2 Kuansing, tentang kesehatan dengan metode audio visual terhadap pengetahuan dan sikap remaja putri pada pemeriksaan payudara sendiri atau yang disingkat dengan Sadari.

Selain mengambil sampel uji Validasi dari pihak puskesmas Pangean, Betriyasih Yulasmi bersama temannya langsung memberikan sedikit ilmu atau sosialisasi untuk para siswi bagaimana merawat, menjaga, serta mengetahui lebih dalam tentang penyakit pada bagian kewanitaan. Dalam proses itu sendiri banyak terjadi tanya jawab antara siswi dengan team penguji.

Dalam kegiatan ini, di dapatkan 15 siswi MAN 2 Kuansing yang mana mereka menepati 3 camp secara terpisah. Dalam uji validasi ini tetap mematuhi protokol Covid19.

"Terimakasih untuk adek-adek atau siswi-siswi MAN 2 kuansing, atas semua bantuan untuk uji validasi ini. Ibu berharap setelah kita mengetahui lebih dalam tentang Sadari ini, kita bisa menjaganya dari sekarang atau sejak dini. Karna mencegah itu lebih baik dari pada mengobati, dan ini merupakan aset bagi kita sebagai wanita," ujar Betriyasih Yulasmi pada penutupan uji validasi tersebut. (DA)