0 menit baca 0 %

190 Peserta Ikut Kegiatan Pembangunan ZI Menuju WBK dan WBBM

Ringkasan: Riau (Humas)-  Kakanwil Kemenag Riau diwakili Kepala Bagian Tata Usaha Drs H Asmuni MA membuka kegiatan Pembangunan Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) di Lingkungan Kanwil Kemenag Provinsi Riau, Selasa 30 Agustus 2022.Kegiatan ya...

Riau (Humas)-  Kakanwil Kemenag Riau diwakili Kepala Bagian Tata Usaha Drs H Asmuni MA membuka kegiatan Pembangunan Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) di Lingkungan Kanwil Kemenag Provinsi Riau, Selasa 30 Agustus 2022.

Kegiatan yang bertema "Sinergitas Reformasi Birokrasi" akan berlangsung selama 4 hari dari 30 Agustus - 2 September 2022 dengan peserta 190 orang dari 30 Satker yang ada di Linkungan Kanwil Kemenag Riau terdiri dari Kanwil Kemenag Riau, Kantor Kemenag Kabupaten/ Kota dan Madrasah Negeri.

Hadir secara daring Kabiro Ortala Drs H Ahmad Lutfi MM, Tim Biro Ortala Kemenag RI yang terdiri dari Kartika Darmawanti  yang akan mendampingi kegiatan dan 190 peserta kegiatan yang terdiri dari Satker di Linkungan Kanwil Kemenag Riau

Asmuni dalam sambutannya mengatakan, Kegiatan Pembangunan ZI di lingkungan Kemenag Riau dalam rangka membangun komitmen bersama menuju Kemenag WBK dan WBBM.  “Kita harus merubah prilaku dan cara kerja yang selama ini, kita harus berani meninggalkan gratifikasi dengan tegas,” jelas Asmuni.

Sementara itu Kartika Darmawanti dalam pemaparannya mengatakan, Pembangunan ZI menuju WBK dan WBBM merupakan miniatur penerapan reformasi birokrasi di Indonesia. Menurutnya, ada lima strategi yang merupakan kunci suksesnya ZI, yaitu komitmen pimpinan dan seluruh pegawai untuk menerapkan reformasi birokrasi, menyediakan yang lebih baik, membuat satker lebih dekat pada masyarakat, melakukan pemantauan dan evaluasi berkelanjutan agar program yang sudah berjalan terlaksana dengan baik.

“Perubahan ini tidak serta merta terjadi dengan sendirinya, tapi butuh proses dan kerja keras. Untuk itu melalui kegiatan ini kita akan melakukan pendampingan yang fokus pada 6 area yaitu Manajemen Perubahan, Penataan Tata Laksana, Penataan Sistem Manajemen SDM, Penguatan Akuntabilitas, Penguatan Pengawasan, Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik,” jelas perempuan cantik yang kerap disapa bu Kartika ini.

Pembangunan zona integritas sejatinya bertujuan untuk membangun program reformasi birokrasi sehingga mampu mengembangkan budaya kerja birokrasi yang anti korupsi, berkinerja tinggi dan mampu memberikan pelayanan publik yang berkualitas.

Pada seremoni pembukaan kegiatan Pembangunan ZI Menuju WBK dan WBBM ditandai dengan penyematan tanda peserta kepada Kankemenag Kabupaten/ Kota se Riau dan Penandatanganan Komitmen Bersama Pembangunan ZI Menuju WVK da WBBM di Lingkungan Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau.