Riau (Inmas) - “sebanyak
2.310 orang Jamaah Haji Provinsi Riau yang tergabung dalam 5 kloter penuh dan 2
kloter gabungan secara bertahap sudah berada di Arafah dan menempati tenda yang
sudah disediakan oleh pemerintah Arab Saudi. Dengan lantunan talbiyah dan Doa
yang dipandu pembimbing Ibadah masing – masing kloter, jamaah haji Riau siap
menjalankan puncak Ibadah hajinya”. Demikian disampaikan Kepala Kantor Wilayah
kementerian Agama Prov. RIau yang juga Wakil Ketua I Panitia Penyelenggara
Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Haji Antara Riau Dr. H. Mahyudin, MA, Kamis
(7/7/22)
Lebih lanjut
Mahyudin mengatakan berdasarkan laporan dari masing – masing ketua kloter,
kondisi jamaah haji Riau berada dalam keadaan sehat dan baik. Jamaah dengan
berihram, sesampainya di tenda arafah memulai kegiatan dengan amalan – amalan yang
disampaikan ketika pelaksanaan manasik haji.
 “Alhamdulillah jamaah sudah berada di Arafah dalam kondisi baik, hanya 6 orang jamaah yang dilakukan safari wukufnya, saat ini jamaah sudah memulai amalan – amalan wajib dan sunnah selama berada di Arafah. Apalagi sebaik – baik doa adalah doa pada hari arafah, perbanyak lah berdoa, mintalah segala hajat, karena hari arafah sebaik – baik waktu untuk bermunajat kepada Allah SWT, setiap muslim menginginkan kesempatan tersebut. jadi jamaah haji yang saat ini sedang melaksanakan Ibadah Haji saya berpesan berdoa lah dan perbanyak amalan – amalan sunnah”.Â
Mahyudin juga mengingatkan petugas untuk memberikan pelayanan terbaik kepada jamaah haji, sebagaimana pesan yang terus disampaikan  Menteri Agama “Tolong jemaah haji di tanah suci ini anggaplah sebagai ibu kita, bapak kita, saudara kita, adik kita, kakak kita sehingga secara total bisa memberikan pelayanan dengan baik”.
Jamaah haji akan berada di Arafah sampai dengan pelaksanaan wukuf pada
jumat (8/7/22) bertepatan dengan 9 Dzulhijjah 1443 H. Pada
hari itu, para peziarah berkumpul di dataran Gunung Arafah untuk berdoa dan
berdzikir sampai matahari terbenam. Setelah itu, menuju Muzdalifah untuk
bermalam di sana.
“tahun
ini cukup istimewa bagi jamaah haji, karena disebut sebagai haji akbar, lantaran prosesi wukuf di Arafah sebagai puncak haji jatuh pada 9 Zulhijah 1443 Hijriyah bertepatan
dengan hari Jumat, 8 Juli 2022”.