0 menit baca 0 %

2 Tim MAN 4 Lolos Top 25 Samsung Innovation Campus Batch 4

Ringkasan: Pekanbaru (Inmas). Usai dilaksanakan tahap akhir alias stage 3 Samsung Innovation Campus Batch 4, tiga bulan lamanya di mana peserta berproses pada realisasi ide solusi projek masing-masing tim yakni sejak bulan Juli-September. Pengumuman top 25 tim diumumkan pada Jumat (15/9) lalu.

Pekanbaru (Inmas). Usai dilaksanakan tahap akhir alias stage 3 Samsung Innovation Campus Batch 4, tiga bulan lamanya di mana peserta berproses pada realisasi ide solusi projek masing-masing tim yakni sejak bulan Juli-September. Pengumuman top 25 tim diumumkan pada Jumat (15/9) lalu.

Penilaian top 25 tim ini dilihat berdasarkan progres rancangan alat dari setiap tim, bagaimana keberhasilan alat-alat tersebut sesuai dengan kegunaan dan manfaatnya. Tiap tim juga mengupload video presentasi yang menampilkan keunikan dari projek dengan kreatifitas masing-masing. Tiga tim MAN 4 Kota Pekanbaru yang berhasil lolos pada tahap terakhir ini telah menyelesaikan seluruh tahapan terutama dalam pembuatan video. Dengan mengusung tema yang berbeda, MAN 4 Kota Pekanbaru membaca ciri khas kemelayuan dan juga kemadrasahan berbeda di tiap timnya. Kreatifitas juga ditampilkan lewat selingan drama yang disajikan untuk mempresentasikan hasil dari projek. Ini menjadi nilai tersendiri yang berhasil membawa dua tim dari MAN 4 Kota Pekanbaru lolos dalam top 25 tim.

Dua tim tersebut, NEXUS4G dan JIHAD FISABILILLAH. "Alhamdulillah, kami sangat bangga sekali dengan ananda kami yang berhasil meraih urutan belasan dalam top 25 Samsung Innovation Campus Batch 4. Ini bukti bahwa MAN 4 Kota Pekanbaru terus semakin melangkah maju dan terus bersaing mengharumkan nama madrasah." tutur Agus Salim Tanjung, Kepala MAN 4 Kota Pekanbaru.

Febrita Syafitri selaku guru pembimbing juga menyampaikan rasa sukanya. "Saya sangat bersyukur dan bahagia setelah tiga bulan merakit alat, serta tugas-tugas lain, desain, video, presentasi final projek yang dikerjakan selama dua hari mengorbankan jam tidur dan waktu bersama-anak. Terima kasih dengan pihak-pihak yang terlibat dan dukungan dari pihak sekolah." tuturnya.

NEXUS4G, Nextoilet for Safety Bath alat yang diciptakan oleh 4 orang siswa yakni, Zulfika, Zahra, Jingga dan Aji, berfungsi untuk mengeringkan lantai otomatis, serta mendeteksi jika ada orang (lansia yang mengalami kecelakaan/jatuh di kamar mandi lewat nofitikasi HP. Sementara itu Jihad Fisabilillah, menciptakan alat bantu untuk memudahkan orang-orang mematikan otomatis elektronik yaitu komputer dan ac yang dapat dikontrol dari jarak jauh melalui web yang disebut FINUM (Fiet Unum) dengan anggota Radit, Andra, Nawang dan Pingkan.<!--/data/user/0/com.samsung.android.app.notes/files/clipdata/clipdata_bodytext_230916_194130_526.sdocx-->