0 menit baca 0 %

30 Guru Pendidikan Agama Mengikuti Pelatihan Penguatan Moderisasi Beragama Angkatan 1

Ringkasan: Pekanbaru (Inmas). sebanyak 30 guru PAI (Pendidikan Agama Islam) se Kota Pekanbaru mengikuti pelatihan penguatan moderisasi beragama yang diselenggarakan oleh pusdiklat tenaga teknis Pendidikan dan Keagamaan badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama RI bekerjasama dengan Kantor Wilayah Kementerian...

Pekanbaru (Inmas). sebanyak 30 guru PAI (Pendidikan Agama Islam) se Kota Pekanbaru mengikuti pelatihan penguatan moderisasi beragama yang diselenggarakan oleh pusdiklat tenaga teknis Pendidikan dan Keagamaan badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama RI bekerjasama dengan Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau. Yang dilaksanakan mulai tanggal 11 s/d 16 April 2022.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Loka Diklat Keagamaan Pekanbaru Drs Khrisfison, S.IPI, M. Pd.

H. Efa Ainul Falah, MA selaku Koordinator Bidang Penyelenggara pusdiklat menyampaikan ungkapan terimakasih atas berkenanya Kanwil Kemenag Riau untuk melaksanakan pelatihan penguatan moderisasi beragama. Ucapan terimakasih juga disampaiakan kepada Ka.Kan.Kemenag Kota Pekanbaru yang telah menyediakan tempat sehingga pelatihan ini bisa terselenggara di Kantor Kemenag Kota Pekanbaru.

Pusdiklat memiliki pelatihan yang dilaksanakan secara kerjasama dengan 10unit salah satunya dengan Kanwil Kemenag Provinsi Riau, ini semua dalam rangka mensukseskan program prioritas Menteri Agama yaitu penguatan moderisasi beragama. Karena kita ingin menebarkan nilai – nilai moderat dalam agama kita tanpa mengubah keyakinan, subtansi ajaran dan juga tanpa kita menyamakan satu agama dengan agama lain, tapi dengan moderisasi beragama kita tetap menyakini agama kita tetapi saat yang sama kita menghargai kepercayaan dan keyakinan orang lain. Dengan begitu kehidupan beragama dapat tercipta dengan baik, dan kehidupan berbagsa dan bernegara juga akan tercipta dengan baik. Ungkap Falah

Selanjutnya sambutan Drs. H. A. Karim, M.Pd.I selaku Ka.Kan.Kemenag Kota Pekanbaru mengucapkan selamat datang kepada bapak H. Afa Ainul Falah, MA dari pusdiklat Kemenag RI dalam suatu acara penguatan moderisasi beragama khususnya Provinsi Riau di Kota Pekanbaru. Ini merupakan program Menteri Agama khususnya pegawai harus mengikuti kegiatan moderisasi beragama.

Selanjutnya Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Riau Dr. H. Mahyudin, MA menyampaikan ucapan terimakasih kepada pusdiklat keagamaan yang telah menampakkan satu kegiatan moderisasi beragama di Provinsi Riau. Moderisasi beragama adalah program prioritas Menteri Agama dan merupakan visinya kementerian agama. Ungkapnya

Kegiatan dilanjutnya dengan pengalungan tanda peserta secara simbolis oleh Ka.Kanwil Kemenag Provinsi Riau di damping oleh Kepala Kemenag Kota Pekanbaru dan Kepala Loka Diklat Keagamaan Pekanbaru. Ditutup dengan foto bersama.

Pekanbaru (Inmas). sebanyak 30 guru PAI (Pendidikan Agama Islam) se Kota Pekanbaru mengikuti pelatihan penguatan moderisasi beragama yang diselenggarakan oleh pusdiklat tenaga teknis Pendidikan dan Keagamaan badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama RI bekerjasama dengan Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau. Yang dilaksanakan mulai tanggal 11 s/d 16 April 2022.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Loka Diklat Keagamaan Pekanbaru Drs Khrisfison, S.IPI, M. Pd.

H. Efa Ainul Falah, MA selaku Koordinator Bidang Penyelenggara pusdiklat menyampaikan ungkapan terimakasih atas berkenanya Kanwil Kemenag Riau untuk melaksanakan pelatihan penguatan moderisasi beragama. Ucapan terimakasih juga disampaiakan kepada Ka.Kan.Kemenag Kota Pekanbaru yang telah menyediakan tempat sehingga pelatihan ini bisa terselenggara di Kantor Kemenag Kota Pekanbaru.

Pusdiklat memiliki pelatihan yang dilaksanakan secara kerjasama dengan 10unit salah satunya dengan Kanwil Kemenag Provinsi Riau, ini semua dalam rangka mensukseskan program prioritas Menteri Agama yaitu penguatan moderisasi beragama. Karena kita ingin menebarkan nilai – nilai moderat dalam agama kita tanpa mengubah keyakinan, subtansi ajaran dan juga tanpa kita menyamakan satu agama dengan agama lain, tapi dengan moderisasi beragama kita tetap menyakini agama kita tetapi saat yang sama kita menghargai kepercayaan dan keyakinan orang lain. Dengan begitu kehidupan beragama dapat tercipta dengan baik, dan kehidupan berbagsa dan bernegara juga akan tercipta dengan baik. Ungkap Falah

Selanjutnya sambutan Drs. H. A. Karim, M.Pd.I selaku Ka.Kan.Kemenag Kota Pekanbaru mengucapkan selamat datang kepada bapak H. Afa Ainul Falah, MA dari pusdiklat Kemenag RI dalam suatu acara penguatan moderisasi beragama khususnya Provinsi Riau di Kota Pekanbaru. Ini merupakan program Menteri Agama khususnya pegawai harus mengikuti kegiatan moderisasi beragama.

Selanjutnya Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Riau Dr. H. Mahyudin, MA menyampaikan ucapan terimakasih kepada pusdiklat keagamaan yang telah menampakkan satu kegiatan moderisasi beragama di Provinsi Riau. Moderisasi beragama adalah program prioritas Menteri Agama dan merupakan visinya kementerian agama. Ungkapnya

Kegiatan dilanjutnya dengan pengalungan tanda peserta secara simbolis oleh Ka.Kanwil Kemenag Provinsi Riau di damping oleh Kepala Kemenag Kota Pekanbaru dan Kepala Loka Diklat Keagamaan Pekanbaru. Ditutup dengan foto bersama.

Pekanbaru (Inmas). sebanyak 30 guru PAI (Pendidikan Agama Islam) se Kota Pekanbaru mengikuti pelatihan penguatan moderisasi beragama yang diselenggarakan oleh pusdiklat tenaga teknis Pendidikan dan Keagamaan badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama RI bekerjasama dengan Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau. Yang dilaksanakan mulai tanggal 11 s/d 16 April 2022.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Loka Diklat Keagamaan Pekanbaru Drs Khrisfison, S.IPI, M. Pd.

H. Efa Ainul Falah, MA selaku Koordinator Bidang Penyelenggara pusdiklat menyampaikan ungkapan terimakasih atas berkenanya Kanwil Kemenag Riau untuk melaksanakan pelatihan penguatan moderisasi beragama. Ucapan terimakasih juga disampaiakan kepada Ka.Kan.Kemenag Kota Pekanbaru yang telah menyediakan tempat sehingga pelatihan ini bisa terselenggara di Kantor Kemenag Kota Pekanbaru.

Pusdiklat memiliki pelatihan yang dilaksanakan secara kerjasama dengan 10unit salah satunya dengan Kanwil Kemenag Provinsi Riau, ini semua dalam rangka mensukseskan program prioritas Menteri Agama yaitu penguatan moderisasi beragama. Karena kita ingin menebarkan nilai – nilai moderat dalam agama kita tanpa mengubah keyakinan, subtansi ajaran dan juga tanpa kita menyamakan satu agama dengan agama lain, tapi dengan moderisasi beragama kita tetap menyakini agama kita tetapi saat yang sama kita menghargai kepercayaan dan keyakinan orang lain. Dengan begitu kehidupan beragama dapat tercipta dengan baik, dan kehidupan berbagsa dan bernegara juga akan tercipta dengan baik. Ungkap Falah

Selanjutnya sambutan Drs. H. A. Karim, M.Pd.I selaku Ka.Kan.Kemenag Kota Pekanbaru mengucapkan selamat datang kepada bapak H. Afa Ainul Falah, MA dari pusdiklat Kemenag RI dalam suatu acara penguatan moderisasi beragama khususnya Provinsi Riau di Kota Pekanbaru. Ini merupakan program Menteri Agama khususnya pegawai harus mengikuti kegiatan moderisasi beragama.

Selanjutnya Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Riau Dr. H. Mahyudin, MA menyampaikan ucapan terimakasih kepada pusdiklat keagamaan yang telah menampakkan satu kegiatan moderisasi beragama di Provinsi Riau. Moderisasi beragama adalah program prioritas Menteri Agama dan merupakan visinya kementerian agama. Ungkapnya

Kegiatan dilanjutnya dengan pengalungan tanda peserta secara simbolis oleh Ka.Kanwil Kemenag Provinsi Riau di damping oleh Kepala Kemenag Kota Pekanbaru dan Kepala Loka Diklat Keagamaan Pekanbaru. Ditutup dengan foto bersama.

Pekanbaru (Inmas). sebanyak 30 guru PAI (Pendidikan Agama Islam) se Kota Pekanbaru mengikuti pelatihan penguatan moderisasi beragama yang diselenggarakan oleh pusdiklat tenaga teknis Pendidikan dan Keagamaan badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama RI bekerjasama dengan Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau. Yang dilaksanakan mulai tanggal 11 s/d 16 April 2022.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Loka Diklat Keagamaan Pekanbaru Drs Khrisfison, S.IPI, M. Pd.

H. Efa Ainul Falah, MA selaku Koordinator Bidang Penyelenggara pusdiklat menyampaikan ungkapan terimakasih atas berkenanya Kanwil Kemenag Riau untuk melaksanakan pelatihan penguatan moderisasi beragama. Ucapan terimakasih juga disampaiakan kepada Ka.Kan.Kemenag Kota Pekanbaru yang telah menyediakan tempat sehingga pelatihan ini bisa terselenggara di Kantor Kemenag Kota Pekanbaru.

Pusdiklat memiliki pelatihan yang dilaksanakan secara kerjasama dengan 10unit salah satunya dengan Kanwil Kemenag Provinsi Riau, ini semua dalam rangka mensukseskan program prioritas Menteri Agama yaitu penguatan moderisasi beragama. Karena kita ingin menebarkan nilai – nilai moderat dalam agama kita tanpa mengubah keyakinan, subtansi ajaran dan juga tanpa kita menyamakan satu agama dengan agama lain, tapi dengan moderisasi beragama kita tetap menyakini agama kita tetapi saat yang sama kita menghargai kepercayaan dan keyakinan orang lain. Dengan begitu kehidupan beragama dapat tercipta dengan baik, dan kehidupan berbagsa dan bernegara juga akan tercipta dengan baik. Ungkap Falah

Selanjutnya sambutan Drs. H. A. Karim, M.Pd.I selaku Ka.Kan.Kemenag Kota Pekanbaru mengucapkan selamat datang kepada bapak H. Afa Ainul Falah, MA dari pusdiklat Kemenag RI dalam suatu acara penguatan moderisasi beragama khususnya Provinsi Riau di Kota Pekanbaru. Ini merupakan program Menteri Agama khususnya pegawai harus mengikuti kegiatan moderisasi beragama.

Selanjutnya Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Riau Dr. H. Mahyudin, MA menyampaikan ucapan terimakasih kepada pusdiklat keagamaan yang telah menampakkan satu kegiatan moderisasi beragama di Provinsi Riau. Moderisasi beragama adalah program prioritas Menteri Agama dan merupakan visinya kementerian agama. Ungkapnya

Kegiatan dilanjutnya dengan pengalungan tanda peserta secara simbolis oleh Ka.Kanwil Kemenag Provinsi Riau di damping oleh Kepala Kemenag Kota Pekanbaru dan Kepala Loka Diklat Keagamaan Pekanbaru. Ditutup dengan foto bersama.