0 menit baca 0 %

36 Orang Peseta Ikut Pelatihan dan Sertifikasi Kompetensi Nazhir Wakaf di Riau

Ringkasan: Riau (Humas)-  Kakanwil Kemenag Riau Dr H Mahyudin MA membuka membuka kegiatan Pelatihan dan Sertifikasi Kompetensi Nazhir Wakaf di Hotel Grand Suka Pekanbaru, Selasa pagi (19/4/2022).Kegiatan terselenggara atas kerjasama Wakaf Mulia Institute (WMI) dan Lembaga Sertifikasi Profesi Badan Wakaf Indo...

Riau (Humas)-  Kakanwil Kemenag Riau Dr H Mahyudin MA membuka membuka kegiatan Pelatihan dan Sertifikasi Kompetensi Nazhir Wakaf di Hotel Grand Suka Pekanbaru, Selasa pagi (19/4/2022).

Kegiatan terselenggara atas kerjasama Wakaf Mulia Institute (WMI) dan Lembaga Sertifikasi Profesi Badan Wakaf Indonesia (LSP- BWI) dengan 36 orang peserta dari Nazhir Wakaf lembaga dan Perorangan 3 Provinsi, Riau, Sumbar dan Jawa Tengah.

Hadir dalam acara pembukaan LSP BWI Pusat dan Pengurus, Ketua BWI Riau dan Peserta.

Wakaf adalah instrumen ekonomi yang disyariatkan dalam Islam. Tujuannya adalah menjadi penopang bagi pembangunan umat. 

Untuk bisa mewujudkan itu semua, lanjutnya, diperlukan beberapa hal yakni  edukasi kepada masyarakat agar wakaf menjadi perhatian yang tak terpisahkan dari ibadah maaliyah lainnya yakni zakat. Kedua, pengelolaan harta benda wakaf yang baik sehingga harta benda wakaf mampu memberikan manfaat yang optimal.

Ketiga, kata Nurul Huda, peran serta semua pihak dengan berbagai kompetensinya, sehingga tercipta ekosistem wakaf yang mampu memberikan manfaat yang optimal. Dari semua hal penting terkait optimalisasi wakaf, maka yang menjadi peran utamanya adalah para nazir wakaf.