0 menit baca 0 %

7 Poin penting disampaikan Kabid Pakis dihadapan Pengawas PAI

Ringkasan: Kampar ( Inmas ) Ini disampaikan Kepala Bidang Pendidikan Agama dan Keagamaan Islam Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau . Dr. H. Edwar S. Umar, MA di hadapan para   Pengawas Pendidikan Agama Islam pada acara  Pembinaan Pengawas / Pokjawas  di Aula Kantor Kementerian Agama Kab.

Kampar ( Inmas ) – Ini disampaikan Kepala Bidang Pendidikan Agama dan Keagamaan Islam Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau . Dr. H. Edwar S. Umar, MA di hadapan para   Pengawas Pendidikan Agama Islam pada acara  Pembinaan Pengawas / Pokjawas  di Aula Kantor Kementerian Agama Kab. Kampar, Senin, 13/6/2022

Hadir pada acara dimaksud  Plt. Kankemenag Kab. Kampar yang diwakili Kasi Pendidikan Agama Islam Kemenag Kab. Kampar Drs. H. Muhammad Yamin, Kepala Seksi PD Pontren, H. Dirhamsyah, S.Ag, M.Sy, Pejabat Fungsional  Pendidikan Dasar  Bidang Pendidikan Agama Islam Ridwan, S.HI, MH  dan pendidikan  menengahnya Dr. H. Darimus, MA, serta ketua  Pokjawas Provinsi  Riau Uswati, MM dan pengawas PAI Kab. Kampar.

Plt. Kemenag Kampar Dalam hal ini diwakili Kasi Pendidikan Agama Islam, Drs. H. Muhammad Yamin  menyampaikan bahwa jumlah   Pengawas PAI di Kab. Kampar  berjumlah sebanyak 17 orang yang di SK kan oleh Kepala Dinas, Bupati dan 4 orang di SK kan oleh Kementerian Agama.

Kalau kita perhatikan jumlah guru yang ada di Kab. Kampar 513 orang  tidak terpenuhi dengan ketentuan yang di tetapkan yakni 1 pengawas 20 orang Guru. Jadi kita kekurangan pengawas sebanyak  8 orang demikian juga dengan pengawas madrasah hanya 12 orang. Ungkap Yamin

Sementara Kepala Bidang Pendidikan Agama dan Keagamaan Islam Dr. H. Edwar dalam Sambutannya beliau mengungkapkan bahwa pengawas pendidikan agama Islam baik di jenjang SD/SMP/SMA/SMK mempunyai peran dan fungsi yang strategis dan vital. Peran utama pengawas pendidikan untuk mengontrol, mengawasi, mengevaluasi penyelenggaraan proses pembelajaran, serta memberikan arahan, bimbingan dan sara-saran kearah perbaikan dan peningkatan kualitas proses pembelajaran dengan harapan teroptimalisasikannya keberhasilan dan tujuan pendidikan.

Selanjutnya Edwar menyampaikan 7 point penting dalam pembelajaran agama 1. Lakukan pendekatan keimanan. 2. Pendekatan pengamalan, 3. Pendekatan Pembiasaan, 4. Pendekatan emosional, 5. Pendekatan fungsional, 6. Pendekatan Rasional, dan 7. Pendekatan Ketauladanan ungkapnya.

Lebih lanjut Edwar mengatakan bahwa  pengawas yang baik itu harus :.1. membuat perencanaan, 2. Melaksanakan perencanaan.

Kompetensi Pengawas itu harus dia memiliki kompetensi disamping pedagogignya, profesionalnya, kepribadiannya sosialnya, kewirausahaannya, manajerialnya  yang dituju adalah pendekatan supervisi. Kemampuan supervisi harus diatas rata-rata  mulai dari supervisi bahan ajar sampai supervisi keuangan dan supervisi manajerial. Ungkapnya ( Ags/ Fatmi )