0 menit baca 0 %

Abdul Wahid :” Berperang Melawan Wabah Itu Mati Syahid”

Ringkasan: Pekanbaru (Inmas), Di tengah kondisi pandemi wabah Covid 19 ini, masih ada sebagian masyarakat yang acuh tak acuh dalam hal penerapan protokol kesehatan. Hal ini  tentu bisa menjadi preseden buruk dalam pemutusan mata rantai penyebaran covid 19. Senin (07/09/2020).Dalam Islam, Yang dikatakan mati S...


Pekanbaru (Inmas), Di tengah kondisi pandemi wabah Covid 19 ini, masih ada sebagian masyarakat yang acuh tak acuh dalam hal penerapan protokol kesehatan. Hal ini  tentu bisa menjadi preseden buruk dalam pemutusan mata rantai penyebaran covid 19. Senin (07/09/2020).

Dalam Islam, Yang dikatakan mati Syahid itu adalah setelah menjalani perjuangan. Misalnya kita sudah berusaha semaksimal mungkin untuk melaksanakan protokol kesehatan dengan menerapkan 3 M (Memakai masker, Mencuci tangan dan Menjaga Jarak) dan selalu menjalankan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat  (PHBS) lalu terkonfirmasi Covid dan meninggal, itu baru namanya mati syahid. Sesuai dengan hadits Nabi SAW. Orang yang mati karena Penyakit Menular itu mati syahid.  Terang Wahid.

Kalau kita cuek, tidak mengikuti protokol kesehatan, bahkan mengabaikan bahaya covid -19, kemudian tertular dan meninggal, maka matinya tidak mati syahid, ini termasuk katagori bunuh diri. Ungkap H. Abdul Wahid,S.Ag., M.I.Kom selaku orang nomor dua di Kantor Kementerian Agama Kota Pekanbaru.

Jadi dikatakan mati syahid, apabila kita sudah berperang terlebih dahulu melawan yang namanya Covid-19. Dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat, akhirnya kita kalah, ini baru dinamakan mati syahid. Tutup Wahid. (Idris).