0 menit baca 0 %

Abdul Wahid Himbau Masyarakat Tetap Rukun Menyikapi Perbedaan 10 Dzulhijjah

Ringkasan: Pekanbaru (Inmas). Plt Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Pekanbaru, Abdul Wahid menghimbau kepada seluruh lapisan masyarakat di Kota Pekanbaru agar tetap rukun dalam menyikapi perbedaan tanggal 10 Dzulhijjah Tahun 1443 H.Hal itu disampaikannya di ruang kerjanya, Jumat (8/7/2022).Dijelasskan, pene...

Pekanbaru (Inmas). Plt Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Pekanbaru, Abdul Wahid menghimbau kepada seluruh lapisan masyarakat di Kota Pekanbaru agar tetap rukun dalam menyikapi perbedaan tanggal 10 Dzulhijjah Tahun 1443 H.

Hal itu disampaikannya di ruang kerjanya, Jumat (8/7/2022).

Dijelasskan, penetapan tanggal 10 Dzulhijjah Hari Raya Idul Adha Tahun 1443 H terjadi perbedaan pandangan atau pemahaman antara pemerintah dan organisasi besar Islam yakni Muhammadiyah dalam menetapkan tanggal 10 Dzulhijjah tahun 1443 H tahun ini.

Pemerintah melalui Kementerian Agama telah menetapkan tanggal 1 Dzulhijjah kemarin jatuh pada hari Jum'at tanggal 1 Juli 2022 dan menetapkan 10 Dzulhijjah jatuh pada hari Ahad tanggal 10 Juli 2022.

Sedangkan Muhammadiyah meyakini bahwa tanggal 1 Dzulhijjah jatuh pada hari Kamis tanggal 30 Juni 2022 dan menetapkan tanggal 10 Dzulhijjah jatuh pada hari Sabtu tanggal 9 Juli 2022.

"Dari sini bisa kita lihat nantinya akan terjadi perbedaan pelaksanaan hari Raya Idul Adha Tahun 1443 H atau 2022 M antara Pemerintah dan Muhammadiyah," jelasnya.

Dikatakan, berangkat dari hal tersebut dia mengajak kepada seluruh lapisan masyarakat agar tetap rukun dalam menyikapi perbedaan tersebut dan jangan sampai hendaknya terjadi hal-hal yang tidak diinginkan di tengah masyarakat.

"Selaku Plt Kepala Kantor Kemenag Kota Pekanbaru Pangean menghimbau kepada tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh adat dan masyarakat untuk tetap rukun dalam menyikapi perbedaan tersebut. Silahkan bagi yang meyakini Idul Adha pada hari Sabtu atau tanggal 9 Juli untuk melaksanakan shalat I'ed pada hari Sabtu, sedangkan yang berkeyakinan pada hari Ahad tanggal 10 Juli untuk melaksanakan shalat Idul Adha pada hari Ahad, silakan juga," ungkapnya.

"Perbedaan hal tersebut adalah hal yang biasa dan kami mengajak kita untuk tetap rukun, saling bersilaturrahmi dan menjaga persatuan di tengah masyarakat", ajaknya.

Abdul Wahid juga berpesan kepada Penyuluh Agama Islam untuk menyampaikan hal tersebut di wilayah kerja binaan masing-masing. Dalam pelaksanaan ibadah Qurban tahun ini, juga mengajak untuk melaksanakan ibadah Qurban dengan baik dan hendaknya manfaat dari Qurban tersebut bisa dirasakan oleh masyarakat. (TS)

 

 

KBRN, Pekanbaru :