BENGKALIS (Inmas) - Ahmad Syahril, S.Ag Pria Kelahiran Bengkalis 06 April 1973 kini menduduki tiga jabatan sebagai Kepala KUA di tiga Kecamatan yakni Siak Kecil, Bukit Batu dan Bandar Laksamana. Kok bisa gimana ceritanya ya ???
Ahmad Syahril, S.Ag mengawali karir di Kantor Urusan Agama dimulai pada tahun 2013 s/d 2015 yang saat itu menjabat sebagai penghulu dan penyuluh Agama Islam di KUA Kec. Medang Kampai Kota Dumai. Bekerja menyuluh dan melayani umat dilakukan beliau dengan ikhlas dan menikahkan pasangan pengantin mulai di tempat kerja sampai kerumah-rumah warga yang mempunyai hajat.
Pada tahun 2015 s/d 2020 beliau hijrah ke Kantor Urusan Agama Kecamatan Bukit Batu dengan jabatan penghulu pertama dengan melaksanakan tugas yang hampir sama sewaktu bertugas di KUA Dumai sehingga terus berkerja ikhlas hingga dikenal pada waktu melakukan kerjasama lintas sektoral dan senang bergaul dengan masayarakat .
Kini beliau menjabat sebagai Kepala KUA Kecamatan Bukit Batu dan Plt. Kepala KUA Kec. Saik Kecil. Sebagai Kepala KUA Kec. Bukit Batu sejak tahun 2020 sampai sekarang dengan Wilayah kerja untuk terdiri 17 Desa . diantara tujuh belas desa itu 7 diantaranya kini sudah menjadi wilayah Kecamatan Bandar Laksamana. Artinya untuk wilyah kerja KUA Kec. Bukit Batu saat ini meliputi wilayah Kecamatan Bandar Laksamana. Maka Ahmad Syahril, S.Ag adalah Kepala KUA yang kini wilayah kerjanya mulai dari Kecamatan Siak Kecil, Kecamatan Bukit Batu sampai Kecamatan Bandar laksamana.
Saat tim Humas Kemenag melakukan dialog dengan Ahmad Syahril, S.Ag beliau menyampaikan “Pada prinsipnya dalam melakukan pekerjaan itu tidak ada istilah kata meminta. Tapi selagi kita diberikan kepercayaan maka mari kita jaga dan kita laksanakan kepercayaan tersebut”. Ungkap Syahril.
“Untuk di Kantor KUA hal paling utama dan mejadi prioritas itu adalah kita memberikan pelayanan yang baik, dan mampu menyenangkan hati masyarakat serta memberikan solusi yang tepat kepada masyarakat yang lagi membutuhkan”. Syahril menegaskan.
“Jabatan itu adalah amanah yang nanti akan diminta pertanggung jawabnnya baik di dunia maupun di akhirat, oleh karena itu jalankan tugas sesuai dengan tupoksi dan aturan yang berlaku insyaallah hidup aman”. Tutup Syahril. (hzn)