0 menit baca 0 %

Ahyar, S.Pd, P3N KUA Kec. Bantan Pimpinan Doa dan Tahlilan

Ringkasan: Bantan (Inmas) - Ahyar, S.Pd selaku P3N KUA Kec Bantan memimpin pembacaan doa dan tahlilan atas meninggalnya Almarhumah Maspon Binti Muhammad di desa Teluk Lancar Jumat, 11 November 2023.Tahlilan merupakan ritual atau upacara selamatan yang dilakukan sebagian umat Islam termasuk juga sebagian besar...

Bantan (Inmas) - Ahyar, S.Pd selaku P3N KUA Kec Bantan memimpin pembacaan doa dan tahlilan atas meninggalnya Almarhumah Maspon Binti Muhammad di desa Teluk Lancar Jumat, 11 November 2023.

Tahlilan merupakan ritual atau upacara selamatan yang dilakukan sebagian umat Islam termasuk juga sebagian besar umat muslim disekitar Kec. Bantan untuk memperingati dan mendoakan orang yang telah meninggal yang biasanya dilakukan pada hari pertama kematian hingga hari ketujuh sampai ke sembilan, dan selanjutnya dilakukan pada hari ke-40, ke-100, ke satu tahun pertama, kedua, ketiga dan seterusnya bahkan ada pula yang melakukan tahlilan pada hari ke-1000 dst.

Demikian juga di malam kedua sejak dimakam kannya Almarhumah Maspon Binti Muhammad, masyarakat sekitar masih berduyun-duyun datang ke rumah duka untuk memberikan bacaan do’a dari 9 (Sembilan) hari rencana tahlil, zikir dan do’a yang sudah merupakan tradisi bagi masyarakat Teluk Lancar atas wafatnya seseorang.

Tampak hadir pada acara tahlilan di malam kedua ini selain masyarakat sekitar, juga hadir Kepala Desa Teluk Lancar yang turut mendoakan kepada Almarhumah dengan harapan semoga semua dosa-dosa Almarhumah diampuni dan semua amal ibadahnya diterima serta ditempatkan ditempat yang terbaik disisi Allah SWT.

Gemuruh lantunan do’a pun dibacakan oleh lebih dari sekitar 100 jamaah yang melaksanakan setelah sholat Magrib. Selain itu juga dibacakan ayat-ayat suci Al-Qur’an dan tahlilan yang diawali dengan pembacaan surat yasin.

Demikian juga seluruh putra-putri Almarhumah yang di tinggal untuk selamanya terlihat sudah mengikhlaskan kepergian Ibundanya menghadap Allah SWT, namun demikian Almarhumah terasa masih ada bersama kita.

“Semoga semua keluarga, putra dan putrinya, cucu dan cicitnya diberikan ketabahan oleh Allah SWT, Aamiin”. Ungkap Ahyar, S.Pd. (Timredaksikuakecbantan).