Tembilahan (Inmas) – MI NU II Tembilahan Hulu
melaksanakan Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) dan Profil Pelajar
Rahmatan Lil'alamin ( P2RA). P5 dan P2RA merupakan salah satu program kurikulum
merdeka yang memberikan pengalaman langsung sesuai dengan karakteristik
lingkungan sekolah. Tujuannya adalah menjadikan peserta didik memiliki
kompetensi dan berperilaku yang mencerminkan nilai-nilai Pancasila. Kegiatan
Ini dilaksanakan di halaman MI NU II Tembilahan Hulu, Sabtu (02/12/2023).
Turut hadir
menyaksikan kegiatan tersebut Pengawas Madrasah H. Agus Salim,S.Ag., dan
Yudhilfan, S.Pd. serta Kepala, Guru, siswa siswi dan wali murid MI NU II
Tembilahan Hulu.
MI NU II Tembilahan Hulu merupakan
salah satu madrasah yang mengimplementasikan kurikulum merdeka. Pada tahun
pelajaran 2023/2024 di semester ganjil ini MI NU II Tembilahan Hulu mengambil
tema gaya hidup berkelanjutan dengan salah satu kegiatannya adalah Mengubah
sampah menjadi indah dan berkah.
Sampah yang bisa didaur ulang pada
awalnya tidak berfungsi, sekarang dimanfaatkan menjadi sebuah karya seni yang
cantik dan bermanfaat. Pada hari Sabtu tanggal 02/12/2023 para siswa bersama Wali
kelas dan wali murid menampilkan hasil karya daur ulang. Hasil karya ini diperlombakan
antar kelas.
Adapun hasil kerajinan siswa-siswi MI NU
II Tembilahan Hulu yang ditampilkan diantaranya, pot bunga, hiasan dinding,
kursi dan sejumlah pernak pernik lainnya. Uniknya semua bahan untuk membuat
kerajinan tersebut berasal dari limbah bekas botol kemasan air mineral.
<!--[if !supportLineBreakNewLine]-->
<!--[endif]-->
Sementara itu Kepala MI NU II Tembilahan
Hulu Fahrurazi, S.Pd.I, M.Pd mengatakan, produk yang ditampilkan pada festival
P5 dan P2RA ini merupakan hasil karya dari siswa-siswi. Dimana semua bahannya merupakan
sampah yang di olah kemudian dibuat menjadi sesuatu yang bermanfaat dan
bernilai jual. "Alhamdulillah dengan bimbingan, anak-anak bisa memiliki
karakter dan kemampuan yang nantinya bisa menjadi nilai jual. Salah satunya
mengolah sampah yang menjadi permasalah di lingkungan Madrasah menjadi sesuatu
yang bermanfaat," ujar Fahrurazi.
"Saya berharap, masyarakat dan semua pihak
ikut berperan aktif dalam membimbing anak-anak untuk menciptakan kepribadian
siswa-siswi yang produktif, tangguh dan berkarakter," tutupnya. ***(Ria)