Tembilahan (Inmas) – Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Indragiri Hilir, H. Harun S.Ag M.Pd menjadi pembina apel penghormatan Bendera Merah Putih dan Doa bersama yang digelar oleh ASN Kantor Kementerian Agama Kabupaten Indragiri Hilir, Senin (27/2) pagi dimulai tepat pada pukul 7:30 Wib.
Apel ini secara rutin dilaksanakan setiap senin pagi. Dengan mengenakan seragam dinas harian hitam putih tampak seluruh ASN di lingkungan Kantor Kemenag Inhil dengan seksama mengikuti apel.
Tampak hadir, Kasubbag Tata Usaha, H Zainal Abidin, S.Ag, MPd, Kasi Penmad, Drs. H Afrizal, MM, Kasi Haji dan Umrah, H Guspiandi, SAg, MM, Kasi Bimas Islam, H Hairuddin, SAg Mpd, Kepala KUA Kecamatan Tembilahan, H Rasyidi, SAg, MA, Staff KUA Tembilahan dan seluruh ASN Kantor Kemenag Indragiri Hilir.
Dalam amanatnya, H. Harun, S.Ag, MPd menyampaikan kepada seluruh ASN terutama panitia CAT IPMB 2022 untuk mengikuti Test Tahap 2 yang akan dilaksanakan besok, selasa (28/02) bertempat di MTsN 2 Tembilahan, Sesuai sesi yang telah dibagi. Untuk itu, UP diharapkan membentuk panitia baru yang akan mengawasi jalannya CAT IPMB besok.
Selanjutnya Kakan Kemenag menyampaikan bahwa pemberitaan yang ada pada Kemenag Inhil tergolong rendah. Oleh sebab itu, Kasubbag TU bersama Kasi-kasi dan Humas diminta untuk membentuk tim khusus pemberitaan dengan menunjuk satu orang disetiap seksi sebagai agen pemberitaan kegiatan yang terdapat di seksi masing-masing. Selain itu potensi pemberitaan Kemenag Inhil seharusnya lebih besar karena banyaknya Penyuluh serta Madrasah yang berjumlah 162 penyuluh dan 450an madrasah termasuk yang terbanyak di Provinsi Riau. Untuk Itu Kakan Kemenag meminta seluruh yang berada dibawah naungan Kemenag Inhil dapat aktif dalam mengirimkan laporan kegiatannya untuk meningkatkan pemberitaan.
Berkaitan masalah Haji, Kakan Kemenag menyampaikan kepada seluruh ASN untuk tidak gegabah dalam memberikan informasi apapun terkait haji. Jika dirasa tidak sanggup menjawab pertanyaan masyarakat dengan baik, sebaiknya masyarakat diarahkan untuk bertanya langsung kepada Seksi Penyelenggara Haji dan Umroh agar tidak menyebabkan kegaduhan ditengah masyarakat. ***(Utar/Hd)