0 menit baca 0 %

ANBK Jenjang MA Dimulai, Seksi Pendidikan Islam Lakukan Monitoring

Ringkasan: Dumai (Inmas) Pelaksanaan Gladi Bersih ANBK 2022 di hari pertama mendapat pemantauan langsung oleh Kepala Seksi (Kasi) Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Dumai Drs. Sarifuddin didampingi Humas Zulfahmi Arief, S.Sos. Menurut beliau, kegiatan gladi bersih ANBK bersifat hanya uji coba dan diharapk...

Dumai (Inmas) – Pelaksanaan Gladi Bersih ANBK 2022 di hari pertama mendapat pemantauan langsung oleh Kepala Seksi (Kasi) Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Dumai Drs. Sarifuddin didampingi Humas Zulfahmi Arief, S.Sos. Menurut beliau, kegiatan gladi bersih ANBK bersifat hanya uji coba dan diharapkan siswa tetap mengikuti dengan serius. Gunakan waktu yang sudah diberikan dengan sebaik-baiknya, dan juga perhatikan kesehatan tubuh untuk melaksanakan ANBK. Rabu, (24/08/2022) pagi.

Menurut Kepala MAS Ibadussholihin Dumai, sarana infrastruktur seperti perangkat komputer, jaringan internet dan instalasi ANBK 2022 sudah disiapkan dengan baik untuk menghindari kendala teknis saat pelaksanaan gladi bersih ANBK sehingga pelaksanaan gladi bersih ANBK 2022 dapat berjalan dengan lancar dan baik.

Kepala MAS Ibadussholihin Dumai juga menjelaskan bahwa pelaksanaan gladi bersih hari ini berjalan dengan lancar, siswa-siswi datang tepat waktu, dapat menyelesaikan soal ANBK dengan baik.

Secara umum, Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) merupakan bentuk penerapan ujian berbasis komputer dari Asesmen Nasional. Dengan demikian, soal-soal dalam Asesmen Nasional akan diberikan melalui media komputer, tambahnya.

Sedangkan Kasi Pendis Kantor Kemenag Dumai juga menambahkan bahwa, ANBK merupakan salah satu program evaluasi dari Kementarian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia (Kemendikbud), program tersebut pengganti Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) yang telah dihapus oleh pemerintah untuk meningkatkan mutu pendidikan dengan memotret input, proses dan output pembelajaran di seluruh satuan pendidikan.

Asesmen Nasional dilaksanakan dengan 3 (tiga) instrumen yaitu Asesmen Kompetensi Minimum (AKM Literasi, Numerasi), Survei Karakter dan Survei Lingkungan Belajar, tegasnya. (Arief)