Selatbaru (Inmas) – Pada hari Sabtu, 21 Oktober 2023 di halaman Madrasah, Upaya
untuk menyongsong kegiatan P5 (Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila) yang
pertama, MTsN 2 Bengkalis mengambil tema Gaya Hidup Berkelanjutan (GHB).
Tema ini dimaksudkan untuk memahami dampak dari aktivitas manusia baik
dalam jangka pendek maupun jangka panjang terhadap kelangsungan hidup maupun
dalam lingkungan sekitarnya. Hal ini lah yang ditekankan kepada siswa/siswi
MTsN 2 Bengkalis untuk membangun kesadaran dalam bersikap dan berprilaku ramah
lingkungan serta mencari jalan keluar untuk masalah lingkungan.
Topik spesifik yang dibawakan ialah Hidup Sehat dengan Sayuran Hijau.
Berdasarkan topik beserta tema tersebut maka kegiatan P5 ini diharapkan dapat
mengupayakan peningkatan kepedulian lingkungan siswa melalui kegiatan menanam
sayuran berwawasan lingkungan hidup sekitar. Adapun sayuran yang akan
dibudidayakan oleh siswa antara lain: kangkung, bayam, cabe, kencur, laos,
jahe, kunyit, serai, seledri dan daun bawang. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh
siswa kelas VII yang terbagi menjadi 5 kelompok dengan menanam sayuran yang
berbeda-beda ditiap kelompoknya dengan di bawah bimbingan 2-3 orang guru untuk
saling bekerjasama.
Selain siswa kegiatan P5 ini juga melibatkan Bapak/Ibu guru MTsN 2
Bengkalis dengan di bawah koordinator Ibu Nurlina, S.Pd., beliau juga
menyatakan “Dengan adanya kegiatan ini diharapkan dapat membangun jiwa
sosialisasi antar siswa, kerjasama serta menambah wawasan siswa terhadap
lingkungan sekitar melalui tema hidup sehat dengan sayuran hijau karena siswa terjun langsung dalam kegiatan
ini mulai dari mengisi tanah, pembenihan, penanaman, perawatan hingga panen
nantinya. Tentunya kegiatan ini juga tidak lepas dari bimbingan guru
masing-masing”. Selain itu siswa juga tampak lebih senang dan bersemangat
ketika melaksanakan kegiatan P5 ini karena mereka menjadi tahu lebih banyak hal
dalam kegiatan budidaya bercocok tanam.
Adapun kegiatan penanaman sayuran ini dengan sistem budidaya tanaman
melalui media polybag yang cocok untuk kategori lahan yang tidak terlalu luas
karena proses penanaman hingga panen nanti akan sepenuhnya dilaksanakan di
sekolah. Pemanfaatan lahan sekitar untuk menanam sayur mendatangkan manfaat
yang besar terlebih bagi siswa.