Pekanbaru (Inmas). Kali ini bertugas sebagai Narasumber dalam kegiatan Refreshment Fasilitator daerah Program Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) Guru dan Tenaga Kependidikan Madrasah. Kegiatan dilaksanakan di Jakarta, 11-14 September 2022 secara Luring dan 15-16 September 2022 secara Daring di tempat tugas masing-masing.
Refreshment fasilitator daerah jenjang MI Zona 1 di Redtop Hotel jalan Pecenongan Jakarta Pusat diikuti oleh 320, yang terdiri dari kelas Literasi (104), Numerasi (75), Sains (68), Kamad (63), dan Pengawas madrasah (10). Dan Peserta dari 11 Provinsi (Aceh, Jambi, Riau, Kepri, Lampung, Sumbar, Sumsel, Sumut, Jabar, DKI Jakarta, dan Banten).
Untuk kelas Pengawas di zona 1 MI terdiri dari 10 peserta dengan narasumber yang memberikan materi berjumlah 5 orang, tiga orang tatap muka di Hotel dan dua lainnya untuk mengisi secara Daring dari tempat tugas masing-masing. adapun materi yang disampaikan seperti: Toleransi dalam keberagaman, Teknik fasilitasi, Simulasi Modul Pengawas (Modul Supervisi Akademik, Supervisi Managerial, Evaluasi Pendidikan, Penelitian dan Pengembangan), simulasi modul Kepala madrasah (Modul Supervisi Akademik, Managerial, dan Kewirausahaan), Penjaminan Mutu, Refleksi, dan RTL.
Kegiatan refreshment Fasda ini merupakan impelementasi proyek Realizing Education’s Promise: Support to Indonesia’s Ministry of Religious Affair for Improved Quality of Education (Madrasah Education Quality Reform) IBRD Loan Number 8992-ID Tahun Anggaran 2020-2024.
Direktur Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Madrasah Muhammad Zain, mengatakan bahwa Refreshment Fasilitator Daerah Program PKB Guru dan Tendik Madrasah dimaksudkan untuk memberikan pencerahan dan kepercayaan kepada guru-guru juga Pengawas untuk meningkatkan kompetensi dan kualitas dalam mengembangkan pembelajaran/pendidikan. Disamping itu diharapkan mutu guru dan pengawas madrasah harus terus meningkat yang berdampak pada meningkatnya mutu pendidikan nasional, sehingga guru dan pengawas madrasah mampu menjawab dan menyelesaikan permasalahan pendidikan yang ada.
di era digital, melalui program ini, guru harus terus berinovasi dalam meningkatkan sesuatu untuk proses pembelajaran berkualitas. Menurutnya, guru yang hebat mampu mengawal proses pembelajaran di kelas, sehingga akan berdampak pada kualitas peserta didik, sementara Pengawas madrasah juga sangat berperan didalamnya