0 menit baca 0 %

Arisman Arianto, S.Sos.I. : Jadilah Bahagian Dari Orang Yang Beruntung

Ringkasan: Kuansing (Inmas) Kepala Kantor Urusan Agama Kecamatan Kuantan Mudik, Arisman Arianto, S.Sos.I. memberikan tausiyah singkat pada kegiatan kultum pagi ini, Jum'at (01/12/2023). Beliau memberikan tausiyah sekaligus menyampaikan informasi terkait persoalan kinerja pegawai dan evaluasi kegiatan yang tela...

Kuansing (Inmas) Kepala Kantor Urusan Agama Kecamatan Kuantan Mudik, Arisman Arianto, S.Sos.I. memberikan tausiyah singkat pada kegiatan kultum pagi ini, Jum'at (01/12/2023). Beliau memberikan tausiyah sekaligus menyampaikan informasi terkait persoalan kinerja pegawai dan evaluasi kegiatan yang telah dilakukan. 


Kegiatan kultum ini berlangsung di ruangan Balai Nikah dan Manasik Haji lantai I KUA Kuantan Mudik. Arisman menyampaikan tausiyah tentang suatu kisah yang diceritakan di dalam sebuah buku berjudul Tasawuf Modern karya ulama besar asal Minangkabau, Prof. Dr. H. Abdul Malik Karim Amrullah (HAMKA). 


Kisah itu terjadi pada masa pemerintahan Raja Iskandar Zulkarnain. Dikisahkan pada suatu hari Sang Raja mengumpulkan seluruh pasukannya. Dihadapan seluruh prajurit, Sang Raja menyampaikan perintah bahwa akan dilakukan perjalanan ke sebuah negeri di seberang sana. Perjalanan ke negeri itu akan dilakukan pada malam hari. 


Kemudian Raja Iskandar Zulkarnain memerintahkan kepada setiap prajurit untuk mengambil apa saja yang bisa diambil saat melewati sungai buat tambahan bekal selama diperjalanan. Beragam sikap dan respon prajurit terhadap perintah yang disampaikan oleh Sang Raja tersebut. Ada sikap prajurit yang acuh, ada yang mendengarkannya saja, dan ada pula yang mendengarkannya bersungguh-sungguh. 


Selama perjalanan menyeberangi sungai sebagian prajurit melewatinya tanpa mengambil apa-apa pun juga. Ada pula yang mengambil sesuatu sekedarnya saja, dan sebagian yang lain mengisi penuh setiap tas yang mereka bawa selama melewati sungai. Hingga sampailah pasukan yang dipimpin Raja Iskandar Zulkarnain itu pada suatu tempat untuk beristirahat. 


Raja Iskandar Zulkarnain memerintahkan semua prajuritnya untuk membuka dan mengeluarkan isi tas masing-masing. Dan apa yang terjadi?! Kilauan emas dan intan bermunculan dari dalam tas yang diisi ketika melewati sungai pada malam hari. Ternyata tanpa diketahui oleh prajurit setiap sesuatu yang mereka masukan ke dalam tas adalah bongkahan emas dan intan. 


"Merugilah prajurit yang tidak memasukkan apa-apa ke dalam tasnya. Dan kecewalah prajurit yang hanya memasukkan sekedarnya saja. Dan sangat beruntung prajurit yang mengisi penuh tasnya dengan bongkahan emas dan intan," jelas Arisman. 


"Demikian pula halnya dalam kehidupan, maka akan sangat merugi orang yang tidak mengindahkan perintah Allah. Dan akan kecewa orang yang melakukan perintah Allah sekedarnya saja. Sungguh sangat beruntung bagi orang yang melaksanakan perintah Allah dengan bersungguh-sungguh. Oleh karena itu jadilah kita bahagian dari orang yang beruntung itu," ucap Arisman mengakhiri tausiyahnya. (YZG)