0 menit baca 0 %

BA DA SUBUH, KASI PAIS KEMENAG INHU, H. RAJUKI RIDWAN, S.Ag., MA TAUSIYAH SANTAPAN ROHANI RAMADHAN HAKIKAT MENCINTAI NEGARA

Ringkasan: Indragiri Hulu, (Inmas). Bahwa dalam rangka mengisi kegiatan Ramadhan yang bertujuan untuk menambah ilmu pengetahuan/wawasan ajaran agama Islam sekaligus meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT, banyak Masjid melaksanakan kegiatan kultum/kuliah tujuh menit santapan rohani Ramadhan, baik...

Indragiri Hulu, (Inmas). Bahwa dalam rangka mengisi kegiatan Ramadhan yang bertujuan untuk menambah ilmu pengetahuan/wawasan ajaran agama Islam sekaligus meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT, banyak Masjid melaksanakan kegiatan kultum/kuliah tujuh menit santapan rohani Ramadhan, baik menjelang pelaksanaan shalat Dzuhur, Ashar, maupun ba da Subuh.
Ahad 16 April 2023/25 Ramadhan 1444 H, Kepala Seksi PAIS Kankemenag Kab. Inhu H. Rajuki Ridwan, S.Ag., MA kultum/tausiyah santapan rohani Ramadhan ba da Subuh di Masjid Raya Ar-Rahman-Rengat dengan tema Hakikat Mencintai Negara .
Islam telah  mengajarkan kepada kita bahwa cinta tanah air/negara bagian dari Iman. Sebagaimana yang dicontohkan Nabi Muhammad SAW, yaitu ketika memupuk persaudaraan dan persatuan di kalangan Muhajirin, antara kalangan Muhajirin dan Ansor, serta mengakomodasi kepentingan umat Islam, Yahudi, dan lainnya.
Mencintai tanah air merupakan ajaran Nabi Muhammad SAW. Rasulullah mencintai Makkah dan Madinah karena dua tempat mulia tersebut merupakan tanah air beliau.
Terkait anjuran untuk mencintai tanah air, Nabi Muhammad SAW memberikan sebuah contoh teladan dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari dalam Shahih Bukhari juz 3 hal. 23, yang artinya:
"Ketika Rasulullah hendak datang dari bepergian, beliau mempercepat jalannya kendaraan yang ditunggangi setelah melihat dinding kota Madinah. Bahkan beliau sampai menggerak-gerakan binatang yang dikendarainya tersebut. Semua itu dilakukan sebagai bentuk kecintaan beliau terhadap tanah airnya. " (HR. Bukhari).
Dalam konteks Indonesia, menjaga kemerdekaan RI, menjaga Pancasila, menjaga Bhineka Tunggal Ika, menjaga NKRI, dan menjaga Undang-Undang Dasar 1945 adalah bagian dari iman dan agama.
Mengapa kita perlu mencintai tanah air Indonesia tercinta ini? Karena hanya dengan kondisi bangsa dan negara yang aman dan stabil, umat Muslim bisa beribadah dengan nyaman, beramal dengan baik, dan dapat beristirahat dengan nyenyak.
Cukuplah kiranya kita belajar kepada bangsa-bangsa lain yang penduduk negerinya berpecah belah, saling menumpahkan darah, saling bunuh dan masing-masing mereka berjuang atas nama agama yang sama, namun mereka tidak peduli kepada nasib tanah airnya. Itu semuanya terjadi karena kecintaan mereka pada agama yang tidak diiringi dengan kecintaan kepada tanah air yang juga merupakan tuntutan agamanya.
Semoga Indonesia menjadi negara yang maju, aman, damai, sejahtera, dicintai rakyatnya, dan menjadi baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur (negara yang baik dan diampuni oleh Allah Swt). Aamiiin demikian penutup tausiyah H. Rajuki Ridwan.(tulang)