Riau (Inmas)- Tim Badan Penelitian dan Pengembangan Peserta
Pendidikan dan Pelatihan Pusdiklat Tenaga Teknis Pendidikan dan Tenaga
Kependidikan dan Keagamaan Kemenag RI melakukan Koordinasi dan Penjajakan
Penyelenggaraan Pelatihan Agrobisnis bagi pimpinan dan guru- guru pondok
pesantren di Riau, Jumat (3/7/2020) di Ruang Kerja Kakanwil Kemenag Riau.
Kunjungan tim Pusdiklat yang terdiri dari Kepala Bagian Tata
Usha Hj Puji Kusbandari S Pd MM dan Kepala Subbidang Diklat Teknis Substantf H
Muh Tamam S Pd diterima langsung oleh Kakanwil Kemenag Riau DR H Mahyudin MA
didampingi Kabid Pakis Drs H Fairus MA dan Kabid Penmad Drs H Asmuni MA, Plh.
Kasubbag Kepegawaian dan Hukum Deni Jaya Saputra S Sos dan Rica Wulandari, SE,
serta Kasi Pontren dan Ma’had Aly Dr. H. Muhammad Fakhri, M Ag.
Muh Tamam dalam pemaparannya menyebutkan, pelatihan Badan
Litbang dan Diklat Kemenag RI merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan
pengetahuan dan wawasan pimpinan dan guru- guru pondok pesantren dengan ilmu-
ilmu agrobisnis dan kewirausahaan lainnya. Sehingga, civitas pada pondok
pesantren tidak hanya memiliki ilmu keagamaan yang baik, juga mampu
mengembangkan agrobisnis dan wirausaha sesuai perkembangan zaman modern saat
ini.
“Alhamdulillah setelah kita berdiskusi dengan Pak kanwil dan
Pak Kabid, pelatihan yang akan kita berikan adalah pelatihan agrobisnis rencananya
pada 13-18 Juli 2020 di Pekanbaru Riau,
dengan peserta 30 orang yang merupakan utusan pondok pesantren yang ada di
wilayah kerja Kanwil Kemenag Riau,” jelasnya. “Untuk lokasi kegiatan, kita akan
survey Balai Pelatihan Penyuluh Pertanian Pekanbaru, sementara untuk peserta
akan kita inapkan di hotel, dan observasi lapangan kemungkinan kota Dumai,”
tambahnya.
Mahyudin dalam sambutannya menyebutkan, sangat mengapresiasi
kegiatan yang akan digelar oleh Badan Litbang dan Diklat Kemenag RI di Provinsi
Riau dengan peserta guru- guru utusan pondok pesantren. Dengan demikian pimpinan dan guru-
guru pondok pesantren dapat meningkatkan kompetensi diri khususnya dalam bidang
agrobisnis.
“Kita sangat bersyukur dipilihnya Riau sebagai salah satu
lokasi pelatihan oleh Badan Litbang dan Diklat untuk kegiatan pelatihan,
tentu ini kita sambut dengan sangat baik dengan harapan dapat meningkatkan kemampuan
guru- guru pondok pesantren dalam mengoptimalkan sumber daya yang dimiliki,”
ungkapnya dan berharap pelatihan tersebut dapat dilaksanakan secara maksimal
dengan tetap mematuhi protocol kesehatan pencegahan Covid- 19.
Usai pertemuan dengan Kakanwil Kemenag Riau, Tim Badan
Litbang dan Diklat bersama Kasi Pontren dan Ma’had Aly, Plh. Kasubbag
Kepegawaian dan Hukum beserta Staf melakukan tinjauan lokasi pelatihan di Balai
Pelatihan Penyuluh Pertanian (BP3) Jalan Kaharuddin Nasution Pekanbaru.
(mus/faj/eka/anto)