Kuansing (Kemenag) - Rapat awal semester ganjil tahun ajaran 2025/2026 dilakukan Seksi Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan Islam (PAPKIS) Kemenag Kuantan Singingi pada Selasa, (05/08/2025). Agenda berlangsung mulai pukul 10.00 WIB di ruang kerja PAPKIS dan terhubung via Zoom Meeting bersama tim PAPKIS Kanwil Kemenag Provinsi Riau.
Pertemuan ini diikuti oleh Kepala dan staf Seksi PAPKIS, Burdianto, Hendri Novel dan Rosdianti, didampingi Ridha Radiyah — operator sebelumnya yang telah mutasi ke seksi lain. Kehadiran Ridha bertujuan untuk transfer pengetahuan teknis serta membantu proses sinkronisasi data guru Pendidikan Agama Islam (PAI) yang menjadi pembahasan inti rapat.
Topik utama rapat kali ini adalah pembahasan usulan anggaran Tunjangan Profesi Guru (TPG) PAI tahun 2025 melalui dana APBD. Selain itu, dilakukan pula penyamaan data antara daerah dan provinsi, yang menjadi syarat penting dalam sinkronisasi anggaran dan validasi penerima manfaat TPG secara tepat sasaran.
Menurut Hendri Novel, koordinasi awal semester ini sangat penting untuk memastikan kelancaran proses administrasi ke depan. “Kami ingin memastikan data yang masuk ke provinsi dan pusat itu sudah seragam, agar tak terjadi kendala di kemudian hari,” ujarnya saat dimintai keterangan saat rapat berlangsung.
Sementara itu, Rosdianti menambahkan bahwa dukungan dari operator sebelumnya sangat membantu. “Kehadiran Bu Ridha sangat penting, karena beliau paham alur sistem sebelumnya. Ini sangat mempercepat proses adaptasi kami,” kata Rosdianti yang baru bertugas di Seksi PAPKIS.
Zoom meeting bersama tim Kanwil Kemenag Provinsi Riau menjadi bagian penting dalam proses penyamaan persepsi. Para peserta rapat saling berdiskusi terkait teknis pelaporan, batas waktu pengusulan, serta dokumen pendukung yang harus disiapkan oleh setiap guru PAI penerima TPG tahun 2025.
Rapat diakhiri dengan penyusunan jadwal kerja lanjutan, termasuk pendampingan penginputan data dari madrasah dan sekolah umum yang memiliki guru PAI. Seksi PAPKIS Kemenag Kuansing berkomitmen untuk terus menjalin komunikasi aktif dengan Kanwil agar proses pencairan TPG berjalan sesuai aturan dan tepat waktu. (YZG)