Siak (Inmas) - Pimpinan BAZNAS Kabupaten Siak bersama BAZNAS Kabupaten/Kota se- Indonesia mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) dengan Baznas Pusat melalui Vidio Conference (Vicon) terkait penanganan Percepatan Covid-19. Dikuti dari laman Infosiak.com, diawal sambutannya, Ketua Baznas Pusat, Prof. Dr. H. Bambang Sudibyo, MBA., CA yang di hadiri juga oleh Wakil ketua Baznas pusat dan kabupaten Kota Se-Indonesia, Dirjen Bimas Islam Kemenag RI, Kepala BNPB /Ketua Covid 19 Letjen TNI, Doni Monardo dan Dirjen Penaganan Fakir Miskin Kemensos RI meyampaikan bahwa BAZNAS merupakan salah satu lembaga yang dapat dipercaya di Indonesia.
“Oleh sebab itu, maka kita perlu meningkatkan dan tanggap dalam penanganan bencana dan kemaslahatan umat di Indonesia terutama pada masa pademi covid 19 ini,” Jelas Bambang Sudibyo saat membuka Rokornas Baznas melaui Video conference. “Dengan adanya pandemi Covid-19 yang mengganggu kehidupan dan ekonomi masyarakat, maka seluruh BAZNAS Se – Indonesia yang berjumlah 534 Lembaga Baznas harus menentukan anggaran untuk menangani kasus Covid-19 tersebut”, sebutnya
BAZNAS Pusat dan LAZ telah mengkucurkan dana untuk penganan Covid 19 sebesar Rp. 250.601.953.533 yang di gunakan untuk tiga kluster penyaluran yaitu; ODP, PDP, Pemulasaran Jenazah, Pasien Covid, Bantuan Tunai, Sembako dan Bantuan UMKM). “Kami mengingatkan agar dalam pelaksanaan penanganan Covid-19 harus saling berkoordinasi dengan gugus tugas di daerahnya masing masing dengan tujuan percepatan penaganan covid 19 itu sendiri,” pesannya.
Sementara itu, Ketua BAZNAS Kabupaten Siak, H. Abdul Rasyid Suharto, Pua Upa., M.Ed didampingi oleh 4 orang komisioner menyampaikan Bahwa BAZNAS Kabupaten Siak telah berkoodinasi dengan pihak Pemda Siak dan Gugus Tugas Covid 19 sejak awal Februari hingga Mei dengan mengucurkan dana untuk penganangan Covid 19 di Kabupaten Siak sejumlah 3,44 Milyar.
Dana tersebut di peruntukan untuk membantu Peralatan kesehatan seperti; Baju APD Hasmat, Masker, Face Shield dan Handscoon. Selanjutnya BAZNAS Kabupaten Siak juga telah membarikan Bantuan berupa Bantuan Pangan(Limbako) kepada 8.561 KK. “Untuk kedepannya, mengingat banyaknya masyarakat kita selama masa Pandemi Covid 19 ini yang terkena dampak ekonomi yang mengakibatkan menurunnya penghasilan mereka, maka kita akan melalukan pemberdayaan ekonomi masyarakat khususnya yang muslim dengan pola produktif yang di titik beratkan kepada UMKM,” jelas Rasyid. (Hd)