Bengkalis (Kemenag) – Madrasah Tsanawiyah YPPI Bengkalis sukses
melaksanakan Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) pada Rabu dan Kamis,
27–28 Agustus 2025. Kegiatan ini merupakan bagian dari program nasional
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi yang bertujuan untuk
mengevaluasi mutu pendidikan di seluruh Indonesia.
Pelaksanaan ANBK di MTs YPPI Bengkalis diikuti oleh siswa
kelas VIII yang berjumlah 18 orang. Para siswa ini telah dipersiapkan jauh-jauh
hari untuk mengikuti asesmen dengan baik dan penuh tanggung jawab. Mereka
dipilih secara acak oleh sistem pusat untuk mewakili madrasah dalam pelaksanaan
asesmen tahun ini.
Kegiatan ANBK berlangsung selama dua hari dengan sistem
dua sesi ujian setiap harinya. Sesi pertama dimulai pada pukul 07.30 WIB,
sedangkan sesi kedua dilaksanakan mulai pukul 10.30 WIB. Hal ini dilakukan agar
semua peserta dapat mengikuti ujian dengan nyaman dan bergantian menggunakan
perangkat komputer yang tersedia.
Meskipun jumlah perangkat yang tersedia terbatas, panitia
pelaksana dari MTs YPPI Bengkalis mampu mengatur jadwal dengan baik sehingga
pelaksanaan berjalan tanpa hambatan. Dukungan dari tenaga teknis dan proktor
juga sangat berperan penting dalam menjaga kelancaran proses ujian berbasis
komputer ini.
Kepala MTs YPPI Bengkalis, Jumillia, S.Pd menyampaikan
rasa syukurnya atas terselenggaranya ANBK dengan baik. “Alhamdulillah,
pelaksanaan ANBK berjalan lancar tanpa kendala teknis yang berarti. Kami sangat
mengapresiasi kerja keras seluruh panitia, guru, serta siswa yang telah
berpartisipasi dengan semangat,” ujarnya.
Beliau juga menambahkan bahwa asesmen ini bukan hanya
sekadar ujian, tetapi juga merupakan bagian dari upaya peningkatan mutu
pembelajaran di madrasah. Melalui hasil ANBK, pihak sekolah dapat melihat
aspek-aspek yang perlu diperbaiki, seperti literasi, numerasi, dan karakter
peserta didik.
Selama pelaksanaan ANBK, suasana madrasah tampak
kondusif. Para siswa hadir tepat waktu dan mengikuti instruksi dari panitia
dengan tertib. Pihak sekolah juga memastikan ketersediaan jaringan internet dan
pasokan listrik agar tidak mengganggu jalannya asesmen.
Selain itu, orang tua siswa juga turut memberikan
dukungan moral bagi anak-anak mereka. Mereka mendorong anak untuk menjaga
kesehatan, belajar dengan giat, dan tidak panik menghadapi ujian. Hal ini
menunjukkan adanya sinergi yang baik antara pihak sekolah dan orang tua dalam
mendukung pendidikan anak.
Dengan berakhirnya pelaksanaan ANBK pada Kamis, 28
Agustus 2025, MTs YPPI Bengkalis berharap hasil asesmen yang diperoleh dapat
menjadi bahan evaluasi dan pemacu semangat dalam meningkatkan kualitas
pendidikan. Sekolah juga berkomitmen untuk terus memfasilitasi pembelajaran
yang lebih baik di masa yang akan datang.