Indragiri Hulu, (Inmas). Penyuluh Agama Islam Non PNS merupakan mitra Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama Republik Indonesia yang melaksanakan tugas bimbingan dan penyuluhan untuk mewujudkan masyarakat Islam yang taat beragama dan sejahtera lahir batin.
Setiap Penyuluh Agama Islam Non PNS wajib memiliki kelompok binaan minimal 2 (dua) kelompok, dan melakukan bimbingan/penyuluhan secara berkala/kontinyu.
Jum at 12 Agustus 2022, Penyuluh Agama Islam Non PNS Kecamatan Kuala Cenaku atas nama Sukarmi pimpin pengajian pembacaan maulid Al-Barzanji bersama kelompok binaan di Masjid Muhadhirin, Desa Sukajadi, Kecamatan Kuala Cenaku.
Diawali dengan pembacaan shalawat dilanjutkan dengan pembacaan kitab maulid Al-Barzanji dari mulai Aljannatu sampai Wakaana kemudian dilanjutkan dengan doa penutup. Pada pertengahan pembacaan maulid al-Barzanji tersebut, ada saat kita diwajibkan untuk berdiri yang biasa disebut dengan Mahallul Qiyam. Dalam Mahallul Qiyam ini pembacaan sholawat-sholawat kepada Nabi dikumandangkan dengan khusyuk dan penuh khidmah. Setelah Mahallul Qiyam dilanjutkan dengan membaca Wabaroza Shallallahu. Doa penutup biasanya dibacakan oleh anggota Maulid Barzanji yang berumur paling tua. Setelah itu biasanya tuan rumah (shohibul bait) akan mengeluarkan aneka macam makanan untuk disuguhkan. Ini menunjukkan bahwa acara pembacaan kitab maulid Al-Barzanji telah usai.
Pembacaan kitab Maulid Al-Barzanji yang biasa disebut dengan istilah Marhabanan atau Barzanjinan merupakan tradisi yang sangat lekat dengan kehidupan warga NU (Nahdlatul Ulama ) di berbagai penjuru negeri. Tradisi ini merupakan tradisi yang baik, karena dengan dilaksanakannya acara Barzanjinan ini, akan semakin menumbuhkan rasa cinta atau Mahabbah kita kepada Junjungan Nabi Agung Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam.
Barzanjinan dapat menumbuhkan rasa cinta kepada Nabi karena didalamnya terdapat banyak sholawat kepada Nabi MuhammadSAW dan rasa syukur kepada Allah SWT atas kelahiran Nabi Muhammad SAW.
Barzanji juga memberikan pelajaran akan pentingnya berbagi, yaitu dengan memberikan makanan untuk menjamu para tamu undangan yang hadir dalam acara tersebut. Selain itu, tali silaturrahim dan ukhuwah islamiah diantara umat Islam dapat senantiasa terjaga dengan baik, demikian disampaikan Sukarmi kepada Inmas Kankemenag Kab. Inhu.
Kegiatan pembacaan kitab Maulid Al-Barzanji dilaksanakan satu bulan sekali pada hari Jum at Kliwon, tambah Sukarmi.(tulang)
BERSAMA KELOMPOK BINAAN, SETIAP JUM AT KLIWON SUKARMI (PAI NON PNS) TAJA PEMBACAAN MAULID AL-BARZANJI
Ringkasan:
Indragiri Hulu, (Inmas). Penyuluh Agama Islam Non PNS merupakan mitra Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama Republik Indonesia yang melaksanakan tugas bimbingan dan penyuluhan untuk mewujudkan masyarakat Islam yang taat beragama dan sejahtera lahir batin.Setiap Penyuluh Ag...