Dumai (Inmas) - Untuk
meningkatkan silaturahmi dan saling memberi masukan dalam meningkatkan
kerukunan umat , Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Padang
Sidempuan, Provinsi Sumatera Utara, Dr. H. Zulfadli Nasution, MPd beserta
rombongan mengadakan Kunjungan Kerja (Kunker) sekaligus Studi Banding di Kota
Dumai.
Kunker ini langsung disambut
Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Dumai, H. Indra Gunawan, Kepala Badan Kesatuan
Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Eko Wardoyo, Kepala Kantor (Kakan) Kementerian
Agama (Kemenag) Kota Dumai, Drs. H. Alfian, M.Ag, Ketua FKUB Kota Dumai, Drs.
H. Ismail Abas, MA beserta anggota di Ruang Rapat Wan Dahlan Ibrahim, Senin
(31/10/2022).
Suasana penyambutan berlangsung
hangat, satu persatu anggota FKUB masing-masing daerah diperkenalkan oleh Ketua
FKUB, baik dari Kota Dumai maupun dari Kota Padang Sidempuan.
Perlu diketahui, kondisi
kerukunan umat beragama di Kota Dumai sampai saat ini tetap terjaga, terawat
dengan baik dalam suasana rukun, toleran dan harmonis dengan indikator secara
umum, tidak pernah terdengar konflik SARA, ujar Sekda saat menyampaikan
sambutannya.
“Nihil terjadinya konflik
persoalan rumah ibadah dan seluruh umat beragama disini satu suara dalam
menolak radikalisme sembari tetap taat menjalankan agama masing-masing sesuai
syariat,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua FKUB Kota
Dumai, H. Ismail mengatakan sampai saat ini Kota Dumai tetap solid menjaga
kerukunan agama.”Dan Sampai kapan pun Insya Allah kesolidan itu tetap kami
pertahankan dan kami jaga,” tegasnya.
Dan mengenai rangka kunjungan
kerja ini, ujar H. Ismail, nantinya FKUB Kota Dumai akan mengajak
saudara-saudara mengunjungi rumah ibadah yang ada di Kota Dumai, baik itu rumah
Ibadah Agama Islam, Kristen, Budha dan Hindu, sebutnya.
Sedangkan Ketua FKUB Padang
Sidempuan, H. Zulfadli menjelaskan di daerah Padang Sidempuan dalam rangka
menjaga kerukunan umat, FKUB terus mengadakan dialog-dialog antar umat
beragama.
“Kami secara rutin
mengunjungi kantor-kantor pada setiap agama, kami ada buletin FKUB juga dan
kami mengadakan lomba pidato serta kegiatan lainnya dengan tujuan untuk
meningkatkan kerukunan umat. Bagi kami, perbedaan itu adalah rahmat,” jelasnya
lagi. (Arief)