Riau (humas) – Kantor Wilayah Kementeria Agama provinsi Riau melalui Bimas Katolik menyerahkan sejumlah bantuan kepada beberapa umat di wilayah Riau pada masa pandemi ini. Pertama, Bimas Katolik bersama Pemuda Katolik Riau melaksanakan pembagian sembako kepada Umat Katolik dalam rangka peduli umat ditengah Pandemi Covid19 Pekanbaru 09 Mei 2020.
Kedua, bantuan donasi kepada umat katolik yang layak menerima ditengah wabah covid-19. Bantuan ini bersumber dari Guru Agama Katolik PNS, Non PNS dan PAH Non PNS. Pada kesempatan yang sama Bimas Katolik juga menyerahkan Kitab Suci dari anggaran DIPA Bimas Katolik Kanwil Kemenag Riau Tahun 2020 kepada Pengurus Rawil Para Pastor se-Riau untuk didistribusikan kepada Umat Katolik. Bantuan tersebut disalurkan melalui Pastor Paroki, yang diterima langsung oleh Pastor Benediktus Manulang, Pr. Di Pekanbaru, pada 27 Mei 2020 lalu.
Alimasa Gea menyampaikan wabah covid-19 merupakan Pandemi dunia non alam. Menyikapi hal itu ia mendukung sepenuhnya seruan Dirjen Katolik Kemenag RI dan pihak gereja untuk selalu mengikuti protokol kesehatan dari pemerintah.
“Mari selalu mengikuti protokol kesehatan dari pemerintah, selalu memakai masker melindungi tapi tidak 100%. Lengkapi pertahanan dengan menjaga jarak lebih dari 1-2 meter dengan siapapun & sering cuci tangan pakai sabun. OTG (Orang Tanpa Gejala) tularkan virus corona tanpa disadari. Karenanya, selalu jaga jarak lebih dari 1-2 meter dengan siapapun saat berada di luar rumah, meskipun saat ini Provinsi Riau sudah memasuki new normal,” sebutnya.
Alimasa Gea mengakui bahwa dengan bantuan dan donasi yang tidak bisa menjangkau semua umat. Harapannya tetap sama, semoga bermanfaat mari kita saling kerjasama dan bermitra untuk memutus penyebaran covid-19. Terlebih lagi bantuan kitab suci, menurutnya Alimasa Gea kitab Suci merupakan Buku Iman Katolik.
"Semoga juga menjadi kekuatan baik secara rohani untuk dipedomani dan diserahkan kepada umat yang membutuhkannya atau belum mendapatkan kitab Suci.”, pintanya.
“Meskipun saat ini belum semua umat mendapatkan bantuan karena keterbatasan anggaran, semoga bantuan ini memberikan manfaat yang besar kepada umat,” harapnya lagi.(vera)