Dumai (Inmas) - Dalam rangka
mewujudkan implementasi Pengembangan Anak Usia Dini Holistik Integratif
(PAUD-HI), Kepala Kantor (Kakan) Kementerian Agama (Kemenag) Kota Dumai Drs. H.
Alfian, M.Ag menghadiri Kegiatan Bimtek Program Kerja PAUD-HI Tahun 2022 yang
ditaja oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Dumai melalui Bidang
Pendidikan Anak Usia Dini Nonformal dan Informal-Pendidikan Khusus dan Layanan
Khusus (PAUDNI-PKLK).
Acara yang dilangsungkan di Balai
Sri Bunga Tanjung (Pendopo) Kota Dumai ini, dibuka secara resmi oleh Wali Kota
Dumai, H. Paisal, SKM, MARS, Senin (10/10/2022).
Bimtek PAUD-HI akan dilangsungkan
selama 2 hari, yakni tanggal 10 dan 11 September dengan sasaran peserta bimtek
yaitu Kepala Sekolah PAUD/ TK HI yang terdaftar pada Peraturan Wali Kota Dumai
Nomor 52 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Pengembangan Anak Usia Dini
Holisitik Integratif.
Bimtek ini diperkuat dengan
adanya materi dari 2 orang narasumber dari Balai Besar Penjaminan Mutu
Pendidikan (BMPM) Provinsi Riau yaitu Warsito, S.Si, M.Si dan Wiserman, S.Pd,
M.Pd.
Dalam sambutannya, Wali Kota
Dumai, H. Paisal memberikan apresiasi atas terselenggaranya Bimtek ini.
Menurutnya, kegiatan ini sangat
penting guna memperkuat lembaga PAUD/TK dalam penyelenggaraan layanan
pengembangan anak usia dini secara holistik integratif.
“Diharapkan, PAUD-HI nantinya
mampu bersinergi dengan berbagai pihak sehingga anak mendapat hak-haknya pada
pendidikan, pengasuhan, kesehatan, gizi, perlindungan dan kesejahteraan untuk
mewujudkan anak-anak Dumai yang berkualitas,” ucapnya.
Pemko Dumai juga memberikan
apresiasi kepada Bunda PAUD Kota Dumai dan jajarannya yang turut bersama-sama
menyukseskan pelaksanaan program pendidikan anak usia dini secara holistik
integratif.
“Melalui bimtek program kerja
PAUD-HI ini, semoga menghasilkan program kerja yang strategis dan dapat
diimplementasikan secara terarah dilapangan serta dapat dilakukan pembinaan
oleh berbagai pemangku kepentingan,” tuturnya.
Sebelumnya, Kabid PAUDNI-PKLK
Mira Syaifi. M, S.Kom menjelaskan PAUD Holistik Integratif (HI) adalah program
peningkatan kapasitas Pendidik PAUD formal dan non formal yang diselenggarakan
melalui aplikasi Guru Belajar dengan materi pembelajaran PAUD HI meliputi
kesehatan gizi, pendidikan, perlindungan, pengasuhan dan kesejahteraan.
“Kegiatan ini dilaksanakan
sebagai salah satu upaya untuk mewujudkan menyelenggarakan PAUD Holistik Integratif
(HI) sebagaimana termaktub dalam Perpres No. 60 Tahun 2013. PAUD HI menjadi
salah satu kunci penting untuk membangun SDM yang unggul untuk generasi emas,”
imbuhnya.
Mira menambahkan, tujuan dari
pelaksanaan bimtek ini untuk membantu mengembangkan potensi individu dalam
suasana pembelajaran yang lebih menyenangkan dan menggairahkan, demokratis, dan
humanis melalui pengalaman dalam berinteraksi dengan lingkungannya.
“Dengan mengenali pekembangan
anak secara holistik, orang tua atau guru bisa memberikan ilmu pengetahuan
sesuai dengan perkembangan mereka, karena anak adalah sumber kebahagiaan orang
tua. Selain itu, juga dapat   meningkatkan kualitas SDM Tenaga
Pendidik terhadap model pembelajaran saat ini,” sebutnya.
Tidak hanya Bimtek, pada
kesempatan ini juga dilakukan penandatanganan MoU atau Nota Kesepakatan antara
Bunda Paud Kota Dumai, Hj. Leni Ramaini, SKM dengan sejumlah Pimpinan OPD
terkait, Camat, dan organisasi mitra PAUD.
“Tujuan dari penandatanganan MoU
ini yaitu dalam rangka meningkatkan kualitas mutu pendidikan disatuan
pendidikan anak usia dini yang bekerjasama dengan instansi terkait dengan
harapan agar meningkatnya kualitas pendidikan anak usia dini di Kota Dumai,”
ungkap Kabid PAUDNI-PKLK.
Penandatangan MoU Paud HI
menurutnya, merupakan tindak lanjut Study Tiru PAUD HI yang dilakukan Bunda
PAUD Dumai dan rombongan beberapa waktu lalu ke PAUD Az-Zikra Tembilahan,
Indragiri Hilir.
Sedikit mengulas balik, pada
tahun 2021, Bunda PAUD Kota Dumai mengikuti suatu ajang yaitu Lomba Apresiasi
PAUD HI tingkat Provinsi Riau. Namun Kota Dumai belum berhasil meraih juara.
“Agar kedepan prestasi dalam
ajang ini dapat Dumai raih, kami dari Bunda PAUD Dumai yang dipimpin Ibu Hj.
Leni Ramaini telah melakukan Studi tiru di Tembilahan, tepatnya di PAUD Az-Zikra,
karena PAUD ini pada ajang yang kami sebutkan tadi berhasil meraih juara
pertama,” kata Mira.
Sebagai referensi, salah satu
kunci keberhasilan PAUD di Tembilahan sehingga menjadi PAUD HI yang paling
banyak di Provinsi Riau dan meraih juara 1, ternyata kunci dibalik itu semua
adalah komitmen, dan tekad dari semua pihak baik dari pemerintah, guru, dan
segenap lapisan elemen masyarakat yang diperkuat dengan penandatanganan MoU.
Dengan memperoleh kunci tersebut,
Bunda PAUD Kota Dumai langsung bergerak cepat untuk mengejar ketertinggalan dan
memperbaiki kekurangan yang ada.
“Mohon dukungan dan sinergi dari
seluruh pihak terkait dalam pengembangan PAUD HI ini di Kota Dumai. Melalui
penandatanganan MoU ini, semoga seluruh PAUD di Kota Dumai ter-holistik integral,”
pungkasnya. (Arief)