Meranti (Inmas) - Dalam upaya untuk menurunkan angka perceraian di Kabupaten Kepulauan Meranti dan dalam rangka mewujudkan keluarga yang SAMARA, Kementerian Agama Kabupaten Kepulauan Meranti melalui seksi Bimas Islam kembali menggelar bimbingan perkawinan pra nikah bagi calon pengantin (Bimwin) angkatan 3 tahun 2023 bertempat di Aula Lantai 2 Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kepulauan Meranti, Kegiatan Ini akan dilaksanakan selama 2 hari yakni tanggal 8-9 April 2023 dan di hadiri 25 Pasang Calon Pengantin, Sabtu (08/04)
Bimbingan perkawinan pra nikah bagi calon pengantin atau sering juga disebut Kursus calon pengantin (Suscatin) merupakan salah satu program Kementerian Agama yang dibiayai dari PNBP NR. Dasar Pelaksanaan Bimbingan Perkawinan berdasarkan Keputusan Dirjen Bimas Islam No. 373/2017, tentang Petunjuk Teknis Bimbingan Perkawinan Bagi calon Pengantin.
Kegiatan dihadiri dan dibuka oleh Plh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kepulauan Meranti H. Jasmail, S.Ag dalam sambutanya Ia menyampaikan bahwa kegiatan Bimwin ini merupakan salah satu program strategis Kementerian Agama dalam mewujudkan keluarga yang sakinah, mawaddah dan warahmah.
“Dengan memberikan bekal kepada calon pengantin terhadap pengetahuan, pemahaman dan ketrampilan tentang kehidupan berumah tangga, kami berharap peran dari program Bimwin ini mampu meminimalisir dampak buruk perkawinan dan menurunkan angka perceraian, penurunan kualitas sumber daya manusia serta pencegahan masalah kesehatan yang timbul dalam keluarga,” terangnya.
Dalam kesempatan ini beliau juga menerangkan lima aspek ketahanan keluarga yaitu memiliki kemandirian nilai, kemandirian ekonomi, tahan terhadap goncangan keluarga, keuletan dan ketangguhan dalam memainkan peran sosial dan mampu menyelesaikan problem yang dihadapi.
"Banyaknya perceraian di usia perkawinan yang masih muda, itu karena kurangnya pengetahuan dan persiapan yang baik, Maka agar tidak terjadi perceraian haruslah dipersiapkan mental dan fisiknya, serta memiliki bekal pengetahuan cukup dalam mengarungi kehidupan perkawinan,” tegasnya
"Melalui kegiatan ini diharapkan setiap Calon Pengantin bisa membangun keluarga dengan pondasi yang kokoh, karena banyak pasangan calon pengantin yang belum tahu cara mengelola keluarga. “tutupnya
Kemudian kegiatan di lanjutkan dengan narasumber dari Dinas Kesehatan Kabupaten Kepulauan Meranti dr. Rifia Ramayani yang mana materi yang disampaikan adalah menjaga kesehatan reproduksi keluarga.
Materi selanjutnya disampaikan langsung oleh Kasi Bimas Islam Misyamto, S.Pd beliau menjelaskan tetang tujuan perkawinan yakni untuk membina keluarga yang bahagia. "Apabila di perjalanan muncul permasalahan makan ingatlah tujuan dari perkawinan itu agar masalah yang dihadapi tidak berlatut-larut".Tutupnya (Inmas)