0 menit baca 0 %

Buka FGD Validasi Hasil Analisis Kebutuhan Pelatihan, Kabag TU Berharap Akomodir Kebutuhan Pendidik dan Pengawas

Ringkasan: Riau (Humas)- Kepala Bagian Tata Usaha Kanwil Kemenag Riau Drs H Asmuni Ma didampingi Kabid Pendidikan Madrasah Dr H Muliardi M Pd membuka kegiatan Focus Group Discussion (FGD) Validasi Hasil Analis Kebutuhan Pelatihan, Senin 30 Mei 2022 di Aula MAN 2 Pekanbaru.

Riau (Humas)- Kepala Bagian Tata Usaha Kanwil Kemenag Riau Drs H Asmuni Ma didampingi Kabid Pendidikan Madrasah Dr H Muliardi M Pd membuka kegiatan Focus Group Discussion (FGD) Validasi Hasil Analis Kebutuhan Pelatihan, Senin 30 Mei 2022 di Aula MAN 2 Pekanbaru.

Peserta kegiatan sebanyak 21 orang terdiri dari Pejabat Administrator dan Fungsional di Lingkungan Kanwil Kemenag Riau. Hadir sebagai narasumber Widyaiswara Ahli Utama Pusdiklat Teknis Pendidikan dan Keagamaan Badan Litbang dan Diklat Kemenag RI, Dra Neneg LM M Pd dan Arsiparis Ahli Muda Pusdiklat Melva Arnida S Sos.

Asmuni mengakui, pelatihan dibidang pendidikan, khususnya guru dan pengawas masih sangat minim. Imbas dari keterbatasan kesempatan mengikuti pelatihan berdampak pada minimnya pengangkatan jabatan tertentu yang mempersyaratkan sudah mengikuti pelatihan.

"Melalui FGD ini saya berharap kebutuhan pelatihan di wilayah Riau akan dibahas secara spesifik, apalagi saat ini kita sudah memiliki Loka Diklat Keagamaan (LDK) yang sebentar lagi akan beroperasi. Dengan demikian pegawai yang jadi sasaran pelatihan dapat terakomodir," haramnya.

Neneng menyebutkan, FGD Analisis Kebutuhan Pelatihan merupakan bagian dari proses perencanaan pelatihan. Dengan FGD akan teridentifijasi kesenjangan antara kompetensi yang dimiliki pegawai dengan kompetensi yang dipersyaratkan sehingga pekerjaan dapat dilaksanakan dengan sukses dan kinerja yang optimal.

"Kami berharap kegiatan ini mampu mengakomodir kebutuhan pelatihan dan mata pelatihan  yang sesuai dengan kebutuhan SDM, sehingga pelatihan tepat sasaran," jelasnya.