Riau (Humas)- Kakanwil Kemenag Riau Dr H Mahyudin MA
membuka sekaligus memberikan materi pada Pelatihan Moderasi Beragama bagi Guru
Pendidikan Agama pada Sekolah yang ditaja Pusdiklat Tenaga Teknis Pendidikan
dan Keagamaan Badan Litbang dan Diklat Kemenag RI, Senin siang (11/4) di Aula
Kemenag Kota Pekanbaru.
Pada kegiatan tersebut Kakanwil menekankan peran central guru- guru agama di sekolah dalam membumikan moderasi beragama di bumi pertiwi. Sebagai guru dan pembinaan Rohis di sekolah, maka sangat mudah dalam memberikan penjelasan- penjelasan kepada siswa dan guru- guru tentang moderasi.
"Terimakasih kepada panitia Pusdiklat Kemenag RI yang telah menempatkan pelatihan moderasi bagi guru agama ini di Provinsi Riau. Ini sangat penting karena Riau merupakan salah satu sasaran skala prioritas moderasi beragama tahun 2021," ungkap Mahyudin.
Ia menyebutkan, pada tahun 2021 Kanwil Kemenag Riau telah melakukan upaya- upaya memperkuat moderasi beragama dalam rangka mendukung program prioritas pemerintah yaitu Tahun Toleransi 2022.
"Diantara program yang sudah kita lakukan latihan dan penguatan moderasi beragama bagi Penyuluh, KUA, Pejabat dan Pegawai Kemenag Riau yang mencapai 506 orang. Namun memang belum menyentuh guru agama di Sekolah, jadi kegiatan ini benar- benar penting dan tepat sasaran dalam rangka mensukseskan tahun toleransi dan semakin memperakat persatuan bangsa" jelas Mahyudin.
Ketua Panitia yang juga Koordinator Bidang Penyelenggaraan Diklat H Efa Ainul Falah MA, menyampaikan, kegiatan pelatihan moderasi dalam rangka memperkuat rencana pencanangan Tahun Toleransi 2022 sebagai wujud komitmen pemerintah merawat toleransi, baik toleransi sosial, agama, maupun politik, sebagai modal sosial sangat penting untuk membangun bangsa Indonesia yang kokoh.
"Pelatihan Moderasi bagi Guru Agama di Sekolah merupakan program Pusdiklat Kemenag RI yang akan dilaksanakan di 10 Provinsi, salah satunya di Provinsi Riau. Kegiatan ini dalam rangka mensukseskan Program Menteri Agama yaitu Moderasi Beragama. Karena ini perlu percepatan maka kita berinisiasi lakukan pelatihan ini ," jelasnya.
Tampak hadir dalam acara pembukaan Kakankemenag Pekanbaru Drs H A Karim M Pd, Kepala Loka Diklat Pekanbaru Drs Khrisfison S IPI M Si, Widyaswara dan 30 orang peserta pelatihan. (mus/ana)